Senin, 16 Desember 2013

App bb agar ga bikin lemot

"App ga bikin lemot"

Memory http://snafeee.org/up/ota/apps/MemoryEnhancer.PLUS.1.0/MemoryManager.jad

Memory :
Gunakan aplikasinya jika BB mulai lemot, ke aplikasi pilih M tekan OK tunggu proses pembersihan dan penambahan.Selesai.Rasakan perbedaannya :)

Sabtu, 28 November 2009

Kulit Pisang

Sebuah ceramah akan dimulai di dalam kelas di Universitas kami. Pembawa ceramah itu adalah seorang profesor yang sudah tersohor baik di dalam maupun luar negeri. Poster sudah ditempelkan di luar gedung dua hari sebelum ceramah, reaksinya luar biasa, para mahasiswa dan mahasiswi berbondong-bondong datang ke lokasi ceramah, ingin melihat sikap wibawa professor itu.

Sepuluh menit sebelum ceramah dimulai, para mahasiswa satu demi satu memasuki ruang ceramah. Tidak jauh dari ruang ceramah, pada jalan masuk menuju ke ruang ceramah, terlihat di atas lantai sebuah kulit pisang. Setiap orang yang hendak melangkah masuk ke dalam kelas, dengan spontan harus mengangkat kaki untuk menghindari kulit pisang itu, sambil tidak lupa menggerutu, bermacam-macam yang diomelkan, "Siapa yang begitu kurang ajar?" "Sama sekali tidak mempunyai kesadaran umum!" "Panitia-panitia penyelenggara acara ini bagaimana?" "Kualitas macam apa orang zaman sekarang?"
Semua orang mengomel sambil melangkahi kulit pisang itu, dan duduk di tempat masing-masing, kemudian dengan tenang menunggu kehadiran sang profesor.

Beberapa menit kemudian, sang professor yang dinanti-nantikan setiap orang itu tiba pada waktu yang tepat.
Dia juga menemukan kulit pisang yang tergeletak di lantai itu, dengan tangannya, profesor itu membenahi kaca matanya sambil maju ke depan mengamati kulit pisang itu dengan saksama.

Suasana di dalam kelas segera menjadi hening, semua orang menjulurkan leher, melihat gerak-gerik dari sang profesor.
Setelah sang profesor mengetahui dengan jelas benda yang berada di bawah kakinya itu adalah sebuah kulit pisang, dia segera naik pitam, menunjuk kulit pisang itu dan berkata dengan suara yang sangat keras, "Mana boleh kamu (kulit pisang) tinggal di tempat ini? Seharusnya kamu tidur di dalam tempat sampah! Bagaimana dirimu bisa tidak memiliki kesadaran umum, tidak mempunyai pengertian tentang lingkungan hidup, bagaimana jika ada orang yang menginjakmu lalu terjatuh dan terluka? Dirimu sungguh sangat tidak pantas berada di sini!"

Hawa amarah membuat kaca mata yang berada di pangkal hidung sang profesor melompat-lompat, membuat orang teringat akan karakter Woody Woodpecker yang amarahnya dibangkitkan oleh hal-hal yang sepele, dari tempat duduk segera terdengar suara tawa dari para hadirin.
Sang profesor tidak mempedulikan, dia tetap melanjutkan amarahnya, terhadap kulit pisang.

Dari tempat duduk para pendengar, ada mahasiswa yang sudah tidak sabar lagi, dengan suara keras dia berkata, "Sudahlah! Bapak profesor, jangan memboroskan tenaga, Anda tidak bisa mengharapkan kulit pisang itu masuk ke dalam tong sampah hanya dengan cara dimaki!"
Mendengarkan perkataan ini, sang professor lalu memalingkan kepalanya, dia tertawa dengan wajah penuh sinar kemerahan, sambil menjulurkan tangan memungut kulit pisang yang berada di atas lantai, memasukkan kulit pisang itu ke dalam tong sampah yang berada di pinggir podium, menggunakan tisu untuk membersihkan tangannya sambil berkata, "Tadi mahasiswa itu berkata apa? Bisakah diulang kembali?"

Segera suasana kelas menjadi hening, tidak ada orang yang mengeluarkan suara.
Sang professor berkata lagi, "Saya sudah mendengar, "Anda tidak bisa mengharapkan kulit pisang itu masuk ke dalam tong sampah hanya dengan cara dimaki!", ini adalah judul dari ceramah saya pada malam hari ini!"

Saat itu, layar besar yang berada di tembok mulai menayangkan adegan para mahasiswa ketika sedang memasuki ruangan, beraneka macam ragam sikap mereka ketika melangkahi kulit pisang dan berbagai suara omelan yang berbeda terdengar sangat jelas sekali. Pada awalnya para mahasiswa itu tertawa-tawa, namun suasana berangsur berubah menjadi hening sekali.
Profesor itu lalu berkata, "Ini merupakan satu mata rantai yang khusus saya rencanakan, saya ingin membicarakan suatu prinsip kepada Anda sekalian, sebenarnya prinsip tersebut juga telah Anda teriakkan dengan jelas. Tetapi bagi Anda sekalian, mengerti prinsip adalah satu hal, sedangkan menggunakan prinsip ini untuk membimbing sikap Anda sendiri adalah hal yang sama sekali lain! Saya yakin, Anda sekalian yang hadir di sini, tidak ada satu orang pun yang tidak mengerti kulit pisang itu tidak akan bisa masuk ke dalam tong sampah hanya dengan dimaki, akan tetapi Anda sekalian tidak mempunyai tindakan yang konkret, tidak melakukan suatu hal yang sepele seperti mengangkat tangan untuk mengubah keadaan saat itu."

"Hal tersebut persis seperti kebanyakan orang yang merasa sifat masyarakat yang acuh, padahal dirinya sendiri pelit untuk memberikan sebuah senyum di wajah kepada masyarakat ini; yang mengomel tentang polusi lingkungan, tetapi dia sendiri tidak rela untuk memungut sampah yang berserakan; yang memaki pemerintah bobrok dan korup, tetapi saat dia sendiri menemui masalah, secara naluri lalu ingin mencari kenalan dan menyelesaikan masalahnya dengan melalui jalan belakang; yang mengeluhkan taraf moral yang menurun, tetapi diri sendiri tidak punya keinginan untuk mengerjakan dan melakukan dengan giat hal kebaikan apapun..."
Hampir semua orang menggerutu dan memaki, tetapi hampir semua dari orang-orang itu juga, tidak ada yang ingin mengerjakan dan melakukan dengan giat pekerjaan itu.

Tanggung jawab selalu dilempar ke pundak orang lain, sedangkan diri sendiri selalu dianggap sebagai korban! Semua praktek dan suasana hati ini, akan memperbesar sisi negatif manusia secara tak terbatas, sehingga yang diperlihatkan semua adalah keputus asaan.
Faktanya bukanlah seperti yang kalian pikirkan, setiap jengkal kemajuan yang dicapai oleh masyarakat, membutuhkan tindakan konkret kalian untuk membangun. Jika saya tidak membuang sampah di sembarang tempat, di dunia ini akan berkurang satu sumber yang mengeluarkan polusi; jika saya lanjutkan dengan membersihkan sampah-sampah yang berada di sekitar diri saya, maka dunia ini akan lebih bersih sedikit; jika tindakan atau kelakuan saya ini bisa mengubah dan menggerakkan satu orang, maka dunia ini akan memiliki sebab untuk menjadi lebih bersih lagi. Penduduk bumi ini hanya sebanyak 60 milyar, bukan sebuah angka yang tidak bisa dihitung, maka kita seharusnya memulai tindakan konkret dari diri kita dahulu walaupun itu hanya seperenam-puluh milyar.

"Ingat! Sampah tidak bisa masuk ke dalam tong sampah hanya dengan dimaki, Anda harus bertindak! Mulailah dari sekarang!"
Selesai sudah ceramah dari professor, di dalam ruang ceramah terdengar suara tepuk tangan yang sangat meriah dengan perasaan hati yang ruwet. (Cen Ying/The Epoch Times/lin)

Rabu, 26 Agustus 2009

True Love

TRUE LOVE ITU ADA TERGANTUNG KITA MAU PERCAYA APA TIDAK BERIKUT INI KISAH NYATA TENTANG TRUE LOVE YG DIDAPAT DARI ARTIKEL 2 CHIKEN SOUP OF SOUL

1..True Love 1
Franz seorang pria yg sukses , di H+1 hari pernikahannya kekasihnya mengalami Kecelakaan , kekasihnya berhasil diselamatkan….tapi hal mengerikan terjadi …kekasihnya mengidap penyakit AIDS karena tranfusi darah ….. sebuah dilemma buat Franz untuk menikahi kekasihnya …tapi karena besarnya Cinta ( Frans anak tunggal ) tetap menikahi kekasihnya , Ia tau ia tidak akan pernah memiliki keturunan …bayangkan pernikahan tanpa hubungan suami istri ??? (kasus sekarang saja byk pasutri cerai gara2 hal ini) , tapi pasangan ini menjalaninya dengan bahagia tanpa ada keributan , Franz tetap menjalaninya dengan tulus penuh cinta tanpa ada rasa penyesalan , ia memperlakukan istrinya hampir seperti Ratu .. …7 tahun usia pernikahnnya sampai istri tercintanya meninggal …Franz tetap setia …. ( Ia memilih tidak menikah lagi ) … ( Duda kaya … byk gadis yg menyukainya ....tapi The True Love kadang membuat seseorang menjadi aneh. Kadang cinta sejati tidak memerlukan seks …remember that … !
2. True Love 2
Dave yang harus menerima kenyataan Istrinya mengalami penyakit yg mengerikan sehingga membuat istrinya "Amnesia bahkan Gila " …..sehingga Ia harus meluangkan waktunya untuk istrinya ..Istrinya yg dulu selalu ceria …baik , mengerti , sekarang menjadi gila …ini benar2 membuatnya terpukul …. Dave Selalu berdoa berharap istrinya dapat sembuh lagi ….
suatu hari saat pulang kerja dave melihat rumahnya berantakan sepertinya byk anak kecil di rumah , ia membereskan rumah ..tanpa berkata apapun …sebenarnya hari ini benar2 hari yg sangat tidak menyenangkan ..bagaimana tidak ...di kantor dia dimarahi atasannya dengan kata2nya yg pedas , dan rekan2 sekantornya yg selalu menyindir ia memiliki istri yg gila .. tetap setia ..sehingga dengan usil teman2nya mengolok-ngolok Dave seorang banci ..impoten ...Dave hanya diam …di dlm hatinya dia merasa sedih ..tapi ia percaya istrinya akan sembuh … , Saat merapikan rumahnya Matanya tertuju pada sobekan kertas ….ia melihatnya ..dan itu adalah ARSIP PENTING salah Satu Surat Perjanjian Kontrak ….Dave ingin berteriak melihat arsip itu tersobek kecil2 ..ia mencari istrinya, dan tanpa sadar ia memarahi habis2an istrinya yang sudah menyobek arsip kantornya … Istrinya hanya menatapnya …diam ..tak berkata apapun …Dave memandang mata istrinya , mata coklatnya yg indah ..kini tampak berkaca-kaca ….
" ya Tuhan apa yg kulakukan ..istriku sedang sakit kenapa aku begitu emosi … , kalau dia normal dia takkan melakukan hal bodoh ini " ..Dave memandang istrinya ..lalu memeluknya " my dear forgive me … " ia memeluk erat istrinya ..ia menghapus air mata istrinya ..mata istrinya berbinar melihat dave tersenyum padanya … ..sepanjang mlm Dave menyesali perbuatannya …istrinya sedang sakit ..dia tidak tau siapa dirinya dia tidak tau siapa Dave ….??Ia berdoa lalu tertidur ..ia berharap Tuhan mau mengampuninya ...dan mau menyembuhkan istrinya … Pagi itu Dave bangun dan mulai melakukan hal yg seharusnya dilakukan perempuan …. , saat Dave mencuci piring ia mendengar suara istrinya "Dave … ?"
Dave menoleh ia melihat istrinya tersenyum padanya … " sayang Kau …. Kau ingat siapa aku ???
"Dave .. maafkan aku mungkin selama ini aku sungguh merepotkanmu "
Dave berlonjak memeluk istrinya , menciumnya , ia sangat bahagia … " Tidak sayang …kau tidak merepotkan ..aku mencintaimu..sangat mencintaimu …."
Dave memeluk istrinya …istrinya pun memeluk erat Dave ..dan berbisik " aku sangat mencintaimu Dave …...."
Dave memeluk istrinya seerat mungkin …namun dirasakannya pelukan istrinya terlepas … " sayang …. ??? tak ada jawaban…Dave melihat istrinya ..Istrinya terpejam bibirnya tersenyum , wajahnya tenang .... Ia telah pergi . Dave menagis … " sayang …aku tetap mencintaimu …pegilah dengan tenang bawa cintaku ...bawa hatiku …" ia memeluk tubuh istrinya yg sudah tak bernyawa … benar2 pagi kelabu Dan sampai saat ini Dave menetap di San Fransico tetap sebagai Dave Wilson dengan status duda dan tak mau..takkan pernah menikah lagi ….

3 True Love 3
Kisah ini terjadi di beijing Cina … seorang gadis bernama Yo Yi Mei ….memiliki cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah …namun ia tidak pernah mengungkapkannya …Ia hanya selalu menyimpan di dlm hati berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri …tapi sayang temannya tak pernah mengetahuinya ...hanya menganggapnya sebagai sahabat ..tak lebih … suatu hari … Yo Yi Mei mendengar bahwa sahabatnya akan segera menikah hatinya sesak …tapi ia tersenyum " aku harap kau bahagia " …..sepanjang hari Yo Yi mei bersedih …ia menjadi tidak ada semangat hidup …. Tapi dia selalu mendoakan kebahagiaan sahabatnya …
12 Juli 1994 sahabatnya memberikan contoh undangan pernikahannya yg akan segera dicetak kepada Yi mei …ia berharap Yi Mei akan datang …sahabatnya melihat Yi Mei yang menjadi sangat kurus dan tidak ceria bertanya " apa yg terjadi dengamu , kau ada masalah ??? , Yi mei tersenyum semanis mungkin…" kau salah lihat ..aku tak punya masalah apa – apa …wah contoh undanganya bagus ... tapi aku lebih setuju jika kau pilih warna merah muda lebih lembut …" Ia mengomentari rencana undangan sahabatnya .. sahabatnya tersenyum " oh ya …ummm aku kan menggantinya … , terimakasih atas sarannya …. Mei ..aku harus pegi menemui calon istriku hari ini kami ada rencana melihat2 perabotan rumah … daah " Yi Mei tersenyum … melambaikan tangan .. Ia pulang dengan hati yg sakit sangat sakit ….
18 Juli 1994 ..Yi Mei terbaring di rumah sakit … Ia mengalami koma , Yi Mei mengidap kanker darah stadium akhir … , kecil harapan Yi Mei untuk hidup …semua organnya yg berfungsi hanya pendengaran , dan otaknya …yg lain bisa dikatakan "mati " dan semuanya memiliki alat bantu … , hanya muzizat yg bisa menyembuhkannya …sahabatnya setiap hari menjenguknya … menunggunya …bahkan ia menunda pernikahannya ..baginya ..Yi Mei adalah tamu penting dlm pernikahannya …, keluaga Yi Mei sendiri setuju memberikan "suntik Mati " untuk Yi Mei ...krn tak tahan melihat penderitaan Yi Mei … 10 Desember 1994 …semua keluarga setuju besok 11 Desember 1994 Yi Mei akan disuntik mati ....dan semua sudah ikhlas … hanya sahabat Yi Mei yg mohon diberi kesempatan … berbicara yg terakhir …… sahabatnya menatap Yi Mei yg dulu selalu bersama …. Ia mendekat berbisik … di telinga Yi Mei " Mei apa kau ingat waktu kita mencari belalang , menangkap kupu2….. ? kau tahu ..aku tak pernah lupa hal itu , dan apa kau ingat waktu disekolah waktu kita dihukum bersama gara2 kita datang terlambat …..kita langganan kena hukum ya ?apa kau ingat juga waktu aku mengejekmu ..kau terjatuh di lumpur saat kau ikut lomba lari,kau marah dan mendorongku hingga akupun kotor ?apakah kau ingat aku selalu mengerjakan PR di rumahmu ? aku tak pernah melupakan hal itu … , Mei .. aku ingin kau sembuh … aku ingin kau bisa tersenyum seperti dulu …aku sangat suka lesung pipitmu yg manis … kau tega meninggalkan sahabatmu ini ??? tanpa sadar sahabat Yi Mei menangis , air matanya menetes membasahi wajah yi Mei …. " Mei ..kau tau ..kau sangat berarti untukku …aku tak setuju kau disuntik mati , rasanya aku ingin membawamu kabur dari rumah sakit ini … aku ingin kau hidup ……, kau tau kenapa ??? krn aku sangat mencintaimu …aku takut mengungkapkan padamu , takut kau menolakku ……meskipun aku tau kau tidak mencintaiku … aku tetap ingin kau hidup …. Aku ingin kau hidup ... …, Mei tolonglah …. Dengarkan aku Mei … bangunlah …. !! sahabatnya menangis …… ia menggengam kuat tangan Yi Mei …aku ..selalu berdoa Mei ..aku harap Tuhan berikan keajaiban buatku ..Yi Mei sembuh ..sembuh total ..aku percaya …. Bahkan kau tau aku puasa … agar doaku semakin didengar Tuhan …. "
" Mei aku tak kuat besok melihat pemakamanmu ..kau jahat …kau sudah tak mencintaiku sekarang kau mau pergi …. Aku sangat mencintaimu … aku menikah hanya ingin membuat dirimu tidak lagi dibayang-bayangi diriku sehingga ..kau bisa mencari pria yg selalu kau impikan …hanya itu Mei … seandainya saja kau bilang kau mencintaiku ..aku akan membatalkan pernikahanku ..aku tak peduli …tapi itu tak mungkin …kau bahkan mau pergi dariku ..sebagai sahabat ..., sahabat Yi mei mengecup pelan dahi Yi Mei ….ia berbisik .." aku sayang kamu , aku mencintaimu .." suaranya terdengar parau krn tangisan … … Dan apa yg terjadi …it's amazing .."CINTA " bisa menyembuhkan segalanya , 7 jam setelah itu ..dokter menemukan tanda2 kehidupan dalam diri Yi Mei …jari tangan Yi Mei bisa bergerak , jantungnya , paru2nya , organ tubuhnya bekerja …..sungguh sebuah keajaiban , pihak medis menghubungi keluarga Yi Mei..dan memberitahukan keajaiban yg terjadi ….dan sebuah muzizat lagi … masa koma lewat ….pada tgl 11 Des 1994
14 Des 1994 Saat Yi Mei bisa membuka mata dan berbicara ..sahabatnya ada disana …ia memeluk Yi Mei menagis bahagia ….. , dokter sangat kagum akan keajaiban yg terjadi …. , " aku senang kau bisa bangun ..kau sahabatku terbaik …. " sahabatnya memeluk erat Yi Mei ….
Yi Mei tersenyum …. " kau yg memintaku bangun ..kau bilang kau mencintaiku ..taukah kau ….aku selalu mendengar kata-kata itu …aku berpikir aku harus berjuang ..untuk hidup "
"Lei …aku mohon jangan tinggalkan aku ya ..aku sangat mencintaimu ….."
Lei memeluk Yi Mei …….. " aku sangat mencintaimu juga " …
17 Februari 1995 ...Yi Mei & Lei menikah ......, hidup bahagia ..dan sampai dengan saat ini pasangan ini memiliki 1 orang anak laki – laki yg telah berusia 14 tahun ….kisah ini sempat gempar di Beijing


Subject: " ...tiada yg sesederhana T j i n t a "



< oleh: Jamil Azzaini >


Bila ada ajakan untuk berbagi, apa yang ada di pikiran Anda? Mungkin berbagi dana, berbagi pakaian layak pakai, sembako, susu, atau berbagi makanan. Ya, semua jawaban biasanya dalam bentuk materi. Itu mungkin karena di kepala kita telah tertancap ide-ide materialistik yang sudah mengglobal. Mengukur segala sesuatunya dengan ukuran yang bersifat material dan kasat mata. Pengalaman nyata dari ayah angkat saya mungkin bisa menjadi pelajaran bahwa berbagi tidaklah mesti berbentuk materi.

Setiap tahun, ayah angkat saya punya kebiasan berkeliling ke berbagai panti asuhan dan rumah anak yatim. Kunjungan biasanya dilakukan dua kali. Awal bulan Ramadhan dan akhir bulan Ramadhan. Kunjungan pertama adalah survei untuk mengetahui kebutuhan panti asuhan atau rumah yatim. Kunjungan kedua membawa bantuan sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Ketika berkunjung ke salah satu rumah yatim, ayah angkat saya bertemu dengan seorang bocah manis dan lucu. Dia masih sekolah kelas nol besar. "Siapa namamu nak?" sapa ayah saya. "Nama saya Nina Om", jawabnya manja. "Nina sudah punya sepatu baru?" tanya ayah saya. "Sudah om, dikasih Abah (pemimpin panti-red). Nina juga sudah punya baju baru" urai Nina.

"Kalau begitu Nina mau apa?" tanya ayah saya. "Nggak ah… ntar Om marah" jawab Nina. "Nggak sayang, Om nggak akan marah," ayah saya menimpali. "Nggak ah… ntar Om marah" Nina mengulang jawabannya. Ayah saya berpikir, pasti yang diminta Nina adalah sesuatu yang mahal. Rasa keingintahuan ayah saya semakin menjadi. Maka dia dekati lagi Nina.

"Ayo Nak katakan apa yang kamu minta sayang", pinta ayah saya. "Tapi janji ya Om tidak marah?" jawab Nina manja. "Om janji tidak akan marah sayang," tegas ayah saya. "Bener Om nggak akan marah?" sahut Nina agak ragu. Ayah saya menganggukkan kepala.

Nina menatap tajam wajah ayah saya. Sementara ayah saya berpikir, 'Seberapa mahal sich yang bocah kecil ini minta sampai dia harus meyakinkan bahwa saya tidak akan marah'. Sambil tersenyum Ayah mengatakan "ayo Nak, katakan, jangan takut, Om tidak akan marah Nak.""Bener ya Om nggak marah?," ujar Nina sambil terus menatap wajah ayah saya. Sekali lagi ayah saya menganggukkan kepala.

Dengan wajah berharap-harap cemas, Nina mengajukan permintaanya "Mmmm, boleh gak mulai malam ini saya memanggil Om..dengan paggilan Ayah?. Nina sedih gak punya ayah"

Mendengar jawaban itu, Ayah saya tak kuasa membendung air matanya. Segera dia peluk Nina, "tentu Anakku.. tentu Anakku…mulai hari ini Nina boleh memanggil Ayah, bukan Om". Sambil memeluk erat ayah saya, dengan terisak Nina berkata "terima kasih ayah… terima kasih ayah..".

Hari itu, adalah hari yang takkan terlupakan buat ayah saya. Dia habiskan waktu beberapa saat untuk bermain dan bercengkrama dengan Nina. Karena merasa belum memberikan sesuatu berbentuk material kepada Nina maka sebelum pulang Ayah bertanya lagi pada Nina, "anakku, sebelum lebaran nanti ayah akan datang lagi kemari bersama ibu dan kakak-kakakmu, apa yang kamu minta nak?" "Kan udah tadi, Nina sudah boleh memanggil Ayah," jawab Nina.

"Nina masih boleh minta lagi sama ayah. Nina boleh minta sepeda, otoped atau yang lain, pasti akan Ayah kasih." jelas Ayah saya.

"Nanti kalau ayah datang sama ibu ke sini, aku minta Ayah bawa foto bareng yang ada Ayah, Ibu dan kakak-kakak NIna, boleh kan Ayah?" Nina memohon sambil memegang tangan Ayah.

Tiba-tiba kaki Ayah lunglai. Dia berlutut di depan Nina. Dia peluk lagi Nina sambil bertanya, "buat apa foto itu Nak?"

"Nina ingin tunjukkan sama temen-temen Nina di sekolah, ini foto ayah Nina, ini ibu Nina, ini kakak-kakak Nina." Ayah saya memeluk Nina semakin erat, seolah tak mau berpisah dengan gadis kecil yang menjadi guru kehidupannya di hari itu.

Terima kasih Nina. Meski usiamu masih belia kau telah mengajarkan kepada kami tentang makna berbagi cinta. Berbagilah cinta, karena itu lebih bermakna dibandingkan dengan sesuatu yang kasat mata. Berbagilah cinta, maka kehidupan kita akan lebih bermakna. Berbagilah cinta agar orang lain merasakan keberadaan kita di dunia.



(Cerita ini saya kutip dari buku kedua saya:
Menyemai Impian Meraih SuksesMulia, terbitan Gramedia.
Merupakan pengalaman nyata orang tua angkat saya.
Salam SuksesMulia.- Jamil Azzaini - )

< bagikan kisah ini kepada orang-orang yang Anda sayangi,
agar semoga hari-hari mereka kian berarti ......trims :) >

Selasa, 04 Agustus 2009

IN MEMORIAM……Mbah Surip

IN MEMORIAM……Mbah Surip




Dengan rambut gimbal penuh asseories rasta ala penyanyi Reggae, serta dengan tawanya yang lepas Ha ha ha ha telah membuat Mbah Surip dikenal luas masyarakat Indonesia. Sewaktu dengerin lagunya, lucu banget dan sederhana sekali liriknya tapi tetap memiliki arti yang dalam. Namun siapakah sebenarnya Mbah Surip ini ? Bagaimana perjalanan hidupnya sehingga dapat menjadi orang terkenal saat ini ?
Profil Mbah Surip :

Nama Lengkap : Urip Ariyanto
Nama Beken : Mbah Surip
Tempat Lahir : Mojokerto, Jawa Timur
Tanggal Lahir : 5 Mei 1949
Gelar Pendidikan : STM Brawijaya Mojokerto, Drs, Chemical Engineer from Universitas Sunan Giri, Surabaya east java, and MBA
Resep sehat : Jangan makan yang nggak kamu sukai dan bergaulah dengan orang yang kamu sukai.
Pekerjaan lama : Engineer di bidang pengeboran minyak, tambang berlian, emas, dan lain2
Makanan Favorit : Perkedel kentang
Minuman Favorit : Kopi hitam
Aliran Musik : Reggae
Album: Ijo Royo-royo (1997), Reformasi (1998), Tak Gendong (2003), dan barang Baru (2004).
Art Community : Teguh Karya, Aquila , Bulungan, dan Taman Ismail Marzuki
Jargon : I Love You Full
Awal Kehidupan Mbah Surip
Mbah Surip dilahirkan pada tanggal 5 Mei 1949 di Mojokerto Jawa Timur. Dilahirkan dengan nama Urip Ariyanto. Saat ini Mbah Surip berstatus duda dengan empat anak dan sekaligus juga sebagai kakek dengan empat cucu. Menurut pengakuannya Mbah Surip termasuk orang yang senang sekolah, Mbah Surip memiliki ijazah SMP, ST, SMEA, STM, Drs. sama insinyur dan MBA. Selain sebagai penyanyi, Mbah SUrip pernah merasakan pengalaman bekerja di bidang pengeboran minyak, tambang berlian, emas, dan lain-lain bahkan pernah bekerja di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania dan California.
Namun Merasa nasibnya kurang baik, Mbah Surip mencoba peruntungan dengan pergi ke Jakarta . Di Ibukota Jakarta, ia bergabung dengan beberapa komunitas seni seperti Teguh Karya, Aquila , Bulungan, dan Taman Ismail Marzuki. Pada suatu waktu, nasib menentukan lain. Mbah Surip mendapat kesempatan untuk rekaman dan akhirnya meraih kesuksesan seperti sekarang.
Perjalanan di Dunia Musik
Dalam perjalanan musiknya Mbah Surip telah mengeluarkan beberapa album musik. Album rekamannya dimulai dari tahun 1997 diantaranya, Ijo Royo-royo (1997), Indonesia I (1998), Reformasi (1998), Tak Gendong (2003) dan barang Baru (2004). Namun ternyata lagu Tak Gendong diciptakan pada tahun 1983 saat Mbah Surip bekerja di Amerika Serikat. Menurut Mbah Surip Filosofi dari lagu ini yaitu Belajar salah itu, yang digendong ya siapa saja, entah baik, galak, nakal, atau jahat. Seperti bus, nggak peduli penumpangnya, entah itu copet, gelandangan, pekerja, ya siapa saja. Sebab, menggendong itu belajar salah.Hmm..
Mbah Surip tampil juga lewat video klip "Witing Trisno" karangan Tony Q Rastafara di MTV. Ciri khas dari setiap aksinya di panggung musik yaitu selalu ditemani "Gitar Kopong" nya, menyanyi dengan sangat relax dan nyanyi "ngalor-ngidul" dengan gaya-nya yang khas; kocak, gila, dan bebas ekspresi.
Karakter inilah yang membuat Emha Ainun Najib atau Cak Nun sering menggambarkan sosok Mbah Surip adalah gambaran "Manusia Indonesia Sejati" yang tidak pernah merasa susah, tidak pernah gelisah, tidak pernah sedih dan selalu tertawa, meskipun seringkali di ledek orang Mbah Surip tetap saja tertawa tidak pernah dendam, atau membalas ledekan tersebut. Bahkan terkadang Mbah Surip bingung untuk pulang karena kehabisan ongkos. Hasilnya Mbah Surip mengejawantahkan kesusahannya dalam sebuah lagu "minta ongkos pulang". Dalam lagu tersebut Mbah Surip bercerita tentang pacarnya, meskipun kita ragu kalau Mbah Surip pernah berpacaran. Pada bait akhir lagunya mbah Surip meminta sesuatu kepada yayangnya (panggilan Mbah Surip kepada pacarnya dalam lagu tersebut)
Yang, boleh ga aku pegang tanganmu ?.. boleh, boleh boleh..
Yang, boleh ga aku cium kamu ?, ..boleh, boleh boleh…
Yang, boleh ga aku minta ongkos pulang ?,… boleh, boleh boleh…
Selain lagu Hit Tak Gendong lagu Mbah Surip lainnya sudah sangat dekat dan bersahabat di telinga Cak Nun dan jamah kenduri cinta, diantaranya: "Bangun Tidur, atau Turunkan harga minyak angin". Bahkan lagu Tak Gendong sempat di tayangkan video klip nya di stasiun televisi swasta.
Terkadang mbah Surip mambawakan lagu tanpa syair dan tanpa nada dengan judul "diam bersama atau saling memandang" . Namun yang terjadi bukannya penonton diam atau saling memandang malah membuat orang tertawa terbahak-bahak.
Ha ha ha ha I Love you Full !!

Senin, 13 Juli 2009

KOKOLOGY - Permainan Psikologi dari Jepang

KOKOLOGY - Permainan Psikologi dari Jepang
____________ _________ _________ _________ ____

Bayangkan dulu hal-hal dibawah ini, jangan diliat dulu jawabannya..

PERTAMA,

Bayangkan diri anda sedang berjalan menyusuri kota. Hari itu sangat indah. Anda sedang berangan-angan. Anda berbelok ke arah jalan yang tidak pernah dilewati sebelumnya. Selagi berjalan, anda melewati rumah yang indah diseberang jalan. Anda berhenti sejenak untuk mengagumi rumah yang indah itu dan memperhatikan pintunya terbuka setengah. Mengapa pintu itu sedikit terbuka?
1.rumah itu dirampok
2.pemiliknya lupa mengunci
3.pemiliknya berada di dalam

KEDUA,

Sebuah pot tanaman yang ada di balkon jatuh. Anda segera keluar untuk melihat kerusakannya. Apa yang anda lihat?
1.tanaman jatuh dan tetap utuh
2.pot rusak, tapi tanaman tidak rusak
3.pot dan tanaman rusak tanpa dapat diperbaiki
4.karena alasan tertentu, pot dan tanaman tidak terlihat

KETIGA,

bayangkan anda sedang tersesat di hutan yang gelap dan mulai merasa lapar ketika tiba-tiba bertemu dengan rumah yang terbuat dari permen. Setelah memeriksa daerah itu untuk memastikan tidak ada nenek sihir yang bersembunyi, anda mulai siap mengambilnya. Bagaimana anda menyantap rumah permen itu?
1.saya mulai makan apa saja yang kelihatan
2.saya berusaha mencoba sebanyak mungkin permen yang kujumpai
3.saya menemukan permen kesukaan dan tetap akan makan itu saja
4.saya tidak suka permen

JAWABANNYA
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

JAWABAN PERTAMA,

Dalam alam bawah sadar, alasan mengapa membayangkan pintu terbuka berhubungan dengan cara membuka diri dan menyingkap kelemahan anda terhadap orang lain.

1.rumah itu dirampok
Anda cepat mengambil anggapan terburuk di setiap situasi. Sifat ini terlihat sebagai bukti yang jelas ketika ternyata benar-benar terjadi sesuatu. Anda tidak pernah bingung dalam menghadapi saat-saat genting, tetapi hanya terlalu sibuk karena panik. Jadi lain kali jika bencana datang, miliki pikiran jernih. Ingatlah selalu untuk terlebih dahulu mengambil napas panjang dan menghitung sampai sepuluh. Baru anda boleh pingsan.

2.pemiliknya lupa mengunci
Anda bukan tipe orang yang terhanyut dalam situasi genting. Sebaliknya, anda sangat santai, bahkan tidak memperhatikan situasi genting muncul. Kesalahan yang anda buat lebih banyak disebabkan kelalaian, bukannya maksud yang buruk. Tapi hasil akhirnya bagi anda (dan orang lain) adalah sama.

3.pemiliknya berada di dalam, sedang menyapu pintu masuk
Anda mungkin nampak seperti orang yang santai. Tapi tidak pernah membiarkan diri lengah. Memiliki kesiagaan konstan seperti itulah yang membuat diri anda menjadi dewasa seperti sekarang. Tentu saja anda masih memiliki kelemahan yang bersifat manusiawi, hanya saja jangan memperlihatkannya ke seluruh dunia.


JAWABAN KEDUA,

Kehidupan pot bunga yang terjaga berhubungan dengan sisi karakter tersembunyi anda yang terjaga. Selain itu juga berhubungan dengan cara anda menahan dunia memasuki kehidupan sosial anda.

1.tanaman jatuh dan tetap utuh
Anda terlihat kuat dan percaya diri serta selalu ingin mendemonstrasikan ketenangan di tengah-tengah masalah. Dibalik wajah yang keras, anda adalah seseorang yang lebih peduli menjaga citra.

2.pot rusak, tapi tanaman tidak rusak
Anda nampak tenang dan tidak dapat diganggu orang lain. Kenyataannya anda tidak suka menunjukkan emosi. Perasaan yang tertutup semakin besar. Tidak ada pot yang dapat menampung mereka selamanya.

3.pot dan tanaman rusak tanpa dapat diperbaiki
Anda nampak pandai bicara dan tidak mau menonjolkan diri. Tapi “pendengar alamiah’ itu sedang berteriak meminta kesempatan bersinar di panggung utama. Anda hanya menunggu kesempatan untuk keluar dari tempat yang mengurung anda.

4.karena alasan tertentu, pot dan tanaman tidak terlihat
Anda pintar menciptakan kesenangan dan membuat orang lain tertawa. Anda fasih menyembunyikan keseriusan. Bahkan sisi pemalu anda tidak ditunjukkan kepada dunia.


JAWABAN KETIGA,

Dalam tingkat perilaku, cara mendekati rumah permen menyingkap pendekatan anda terhadap persahabatan.

1.saya mulai makan apa saja yang kelihatan
Anda selalu berterus terang dalam berurusan dengan dunia. Nyaris seperti seorang anak yang polos. Pendekatan langsung ini membuat anda mudah dimengerti dan diterima orang lain. Sadari bahwa tidak semua orang memiliki sifat polos dan jujur seperti anda. Kadang-kadang kejujuran membuat anda sedikit terlalu dapat dipercaya. Anda dikenal sebagai orang yang terburu-buru.

2.saya berusaha mencoba sebanyak mungkin permen yang kujumpai
Dunia penuh dengan manusia. Anda tidak keberatan bertemu dengan mereka semua. Anda ahli menemukan kualitas yang baik dalam diri orang lain. Tapi keinginan anda mencicipi sedikit juga dapat dinilai sebagai ketidaksediaan terlibat terlalu dalam dengan satu orang. Memang bagus dapat menikmati segala jenis rasa. Ada saatnya anda akhirnya harus mengaku kepada seseorang “kau adalah orang yang paling baik dari semuanya”..

3.saya menemukan permen kesukaan dan tetap akan makan itu saja
Jika dapat menemukan satu orang saja di dunia yang punya minat, selera, dan aspirasi seperti anda, itu sudah cukup. Dapat menemukan seseorang yang melihat dunia sama seperti anda adalah suatu hal yang indah. Tapi dengan membatasi diri dengan satu rasa dalam hubungan, anda mungkin sedang menjauhkan diri dari pengalaman indah diseluruh dunia.

4.saya tidak suka permen
Anda mempunyai pandangan bahwa mundur dari kerumunan orang banyak adalah sangat baik buat diri sendiri. Dalam berusaha memisahkan diri, anda kadang terlihat sebagai seseorang yang terlalu keras untuk terlihat berbeda.. Ingat, orang yang paling takut dianggap sebagai orang biasa adalah mereka yang cocok dengan deskripsi tersebut, yaitu dianggap sebagai orang biasa.

KOKOLOGY - Permainan Psikologi dari Jepang

KOKOLOGY - Permainan Psikologi dari Jepang
____________ _________ _________ _________ ____

Bayangkan dulu hal-hal dibawah ini, jangan diliat dulu jawabannya..

PERTAMA,

Bayangkan diri anda sedang berjalan menyusuri kota. Hari itu sangat indah. Anda sedang berangan-angan. Anda berbelok ke arah jalan yang tidak pernah dilewati sebelumnya. Selagi berjalan, anda melewati rumah yang indah diseberang jalan. Anda berhenti sejenak untuk mengagumi rumah yang indah itu dan memperhatikan pintunya terbuka setengah. Mengapa pintu itu sedikit terbuka?
1.rumah itu dirampok
2.pemiliknya lupa mengunci
3.pemiliknya berada di dalam

KEDUA,

Sebuah pot tanaman yang ada di balkon jatuh. Anda segera keluar untuk melihat kerusakannya. Apa yang anda lihat?
1.tanaman jatuh dan tetap utuh
2.pot rusak, tapi tanaman tidak rusak
3.pot dan tanaman rusak tanpa dapat diperbaiki
4.karena alasan tertentu, pot dan tanaman tidak terlihat

KETIGA,

bayangkan anda sedang tersesat di hutan yang gelap dan mulai merasa lapar ketika tiba-tiba bertemu dengan rumah yang terbuat dari permen. Setelah memeriksa daerah itu untuk memastikan tidak ada nenek sihir yang bersembunyi, anda mulai siap mengambilnya. Bagaimana anda menyantap rumah permen itu?
1.saya mulai makan apa saja yang kelihatan
2.saya berusaha mencoba sebanyak mungkin permen yang kujumpai
3.saya menemukan permen kesukaan dan tetap akan makan itu saja
4.saya tidak suka permen

JAWABANNYA
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

JAWABAN PERTAMA,

Dalam alam bawah sadar, alasan mengapa membayangkan pintu terbuka berhubungan dengan cara membuka diri dan menyingkap kelemahan anda terhadap orang lain.

1.rumah itu dirampok
Anda cepat mengambil anggapan terburuk di setiap situasi. Sifat ini terlihat sebagai bukti yang jelas ketika ternyata benar-benar terjadi sesuatu. Anda tidak pernah bingung dalam menghadapi saat-saat genting, tetapi hanya terlalu sibuk karena panik. Jadi lain kali jika bencana datang, miliki pikiran jernih. Ingatlah selalu untuk terlebih dahulu mengambil napas panjang dan menghitung sampai sepuluh. Baru anda boleh pingsan.

2.pemiliknya lupa mengunci
Anda bukan tipe orang yang terhanyut dalam situasi genting. Sebaliknya, anda sangat santai, bahkan tidak memperhatikan situasi genting muncul. Kesalahan yang anda buat lebih banyak disebabkan kelalaian, bukannya maksud yang buruk. Tapi hasil akhirnya bagi anda (dan orang lain) adalah sama.

3.pemiliknya berada di dalam, sedang menyapu pintu masuk
Anda mungkin nampak seperti orang yang santai. Tapi tidak pernah membiarkan diri lengah. Memiliki kesiagaan konstan seperti itulah yang membuat diri anda menjadi dewasa seperti sekarang. Tentu saja anda masih memiliki kelemahan yang bersifat manusiawi, hanya saja jangan memperlihatkannya ke seluruh dunia.


JAWABAN KEDUA,

Kehidupan pot bunga yang terjaga berhubungan dengan sisi karakter tersembunyi anda yang terjaga. Selain itu juga berhubungan dengan cara anda menahan dunia memasuki kehidupan sosial anda.

1.tanaman jatuh dan tetap utuh
Anda terlihat kuat dan percaya diri serta selalu ingin mendemonstrasikan ketenangan di tengah-tengah masalah. Dibalik wajah yang keras, anda adalah seseorang yang lebih peduli menjaga citra.

2.pot rusak, tapi tanaman tidak rusak
Anda nampak tenang dan tidak dapat diganggu orang lain. Kenyataannya anda tidak suka menunjukkan emosi. Perasaan yang tertutup semakin besar. Tidak ada pot yang dapat menampung mereka selamanya.

3.pot dan tanaman rusak tanpa dapat diperbaiki
Anda nampak pandai bicara dan tidak mau menonjolkan diri. Tapi “pendengar alamiah’ itu sedang berteriak meminta kesempatan bersinar di panggung utama. Anda hanya menunggu kesempatan untuk keluar dari tempat yang mengurung anda.

4.karena alasan tertentu, pot dan tanaman tidak terlihat
Anda pintar menciptakan kesenangan dan membuat orang lain tertawa. Anda fasih menyembunyikan keseriusan. Bahkan sisi pemalu anda tidak ditunjukkan kepada dunia.


JAWABAN KETIGA,

Dalam tingkat perilaku, cara mendekati rumah permen menyingkap pendekatan anda terhadap persahabatan.

1.saya mulai makan apa saja yang kelihatan
Anda selalu berterus terang dalam berurusan dengan dunia. Nyaris seperti seorang anak yang polos. Pendekatan langsung ini membuat anda mudah dimengerti dan diterima orang lain. Sadari bahwa tidak semua orang memiliki sifat polos dan jujur seperti anda. Kadang-kadang kejujuran membuat anda sedikit terlalu dapat dipercaya. Anda dikenal sebagai orang yang terburu-buru.

2.saya berusaha mencoba sebanyak mungkin permen yang kujumpai
Dunia penuh dengan manusia. Anda tidak keberatan bertemu dengan mereka semua. Anda ahli menemukan kualitas yang baik dalam diri orang lain. Tapi keinginan anda mencicipi sedikit juga dapat dinilai sebagai ketidaksediaan terlibat terlalu dalam dengan satu orang. Memang bagus dapat menikmati segala jenis rasa. Ada saatnya anda akhirnya harus mengaku kepada seseorang “kau adalah orang yang paling baik dari semuanya”..

3.saya menemukan permen kesukaan dan tetap akan makan itu saja
Jika dapat menemukan satu orang saja di dunia yang punya minat, selera, dan aspirasi seperti anda, itu sudah cukup. Dapat menemukan seseorang yang melihat dunia sama seperti anda adalah suatu hal yang indah. Tapi dengan membatasi diri dengan satu rasa dalam hubungan, anda mungkin sedang menjauhkan diri dari pengalaman indah diseluruh dunia.

4.saya tidak suka permen
Anda mempunyai pandangan bahwa mundur dari kerumunan orang banyak adalah sangat baik buat diri sendiri. Dalam berusaha memisahkan diri, anda kadang terlihat sebagai seseorang yang terlalu keras untuk terlihat berbeda.. Ingat, orang yang paling takut dianggap sebagai orang biasa adalah mereka yang cocok dengan deskripsi tersebut, yaitu dianggap sebagai orang biasa.

Dermawan Rahasia

Dermawan Rahasia
oleh: Woody McKay Jr,

Sebagai seorang supir selama beberapa tahun di sekitar awal tahun 1910-an, ayahku menyaksikan majikannya yang kaya raya secara diam-diam memberikan uang kepada banyak orang, dan sadar bahwa mereka tidak akan pernah mampu mengembalikan uang itu.

Ada satu cerita yang menonjol dalam kenanganku di antara banyak cerita yang disampaikan ayahku kepadaku. Pada suatu hari, ayahku mengantar majikannya ke sebuah kota lain untuk menghadiri sebuah pertemuan bisnis. Sebelum masuk ke kota itu, mereka berhenti untuk makan sandwich sebagai ganti santap siang.

Ketika mereka sedang makan, beberapa orang anak lewat, masing-masing menggelindingkan sebuah roda yang terbuat dari kaleng. Salah seorang di antara anak-anak itu pincang. Setelah memperhatikan lebih dekat, majikan ayahku tahu bahwa anak itu menderita club foot. Ia keluar dari mobil dan menghentikan anak itu.

"Apakah kakimu membuatmu susah?" tanya orang itu kepada si anak.

"Ya, lariku memang terhambat karenanya," sahut anak itu.

"Dan aku harus memotong sepatuku supaya agak enak dipakai. Tapi aku sudah ketinggalan. Buat apa tanya-tanya? "

"Mm, aku mungkin ingin membantu membetulkan kakimu. Apakah kamu mau?"

"Tentu saja," jawab anak itu. Anak itu senang tetapi agak bingung menjawab pertanyaan itu.

Pengusaha sukses itu mencatat nama si anak lalu kembali ke mobil. Sementara itu, anak itu kembali menggelindingkan rodanya menyusul teman-temannya.

Setelah majikan ayahku kembali ke mobil, ia berkata, "Woody, anak yang pincang itu... namanya Jimmy. Umurnya delapan tahun. Cari tahu di mana ia tinggal lalu catat nama dan alamat orang tuanya. " Ia menyerahkan kepada ayahku secarik kertas bertuliskan nama anak tadi.

"Datangi orang tua anak itu siang ini juga dan lakukan yang terbaik untuk mendapatkan izin dari orang tuanya agar aku dapat mengusahakan operasinya. Urusan administrasinya biar besok saja. Katakan, aku yang menanggung seluruh biayanya."

Mereka meneruskan makan sandwich, kemudian ayahku mengantar majikannya ke pertemuan bisnis.

Tidak sulit menemukan alamat rumah Jimmy dari sebuah toko obat di dekat situ. Kebanyakan orang kenal dengan anak pincang itu.

Rumah kecil tempat Jimmy dan keluarganya tinggal sudah harus di cat ulang dan diperbaiki di sana sini. Ketika memandang ke sekeliling, ayahku melihat baju compang-camping dan bertambal-tambal dijemur di seutas tali di samping rumah. Sebuah ban bekas digantungkan pada seutas tambang pula pada sebuah pohon oak, tampaknya untuk ayunan.

Seorang wanita usia tiga puluh limaan menjawab ketukan pintu dan membuka pintu yang engselnya sudah berkarat. Ia tampak kelelahan, dan tampangnya menunjukkan bahwa hidupnya terlalu keras.

"Selamat siang," ucap ayahku memberi salam. "Apakah Anda ibu Jimmy?"

Wanita itu agak mengerutkan dahinya sebelum menyahut.

"Ya. Apakah ia bermasalah?" Matanya menyapu ke arah seragam ayahku yang bagus dan disetrika rapi.

"Tidak, Bu. Saya mewakili seorang yang sangat kaya raya yang ingin mengusahakan kaki anak Anda dioperasi agar dapat bermain seperti teman-temannya. "
"Apa-apaan ini, Bung? Tak ada yang gratis dalam hidup ini."

"Ini bukan main-main. Apabila saya diperbolehkan menerangkannya kepada Anda dan suami Anda, jika ia ada saya kira semuanya akan jelas. Saya tahu ini mengejutkan. Saya tidak menyalahkan bila Anda merasa curiga."

Ia menatap ayahku sekali lagi, dan masih dengan ragu-ragu, ia mempersilahkannya masuk. "Henry," serunya ke arah dapur, "Ke mari dan bicaralah dengan orang ini. Katanya ia ingin menolong membetulkan kaki Jimmy."

Selama hampir satu jam, ayahku menguraikan rencananya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. "Apabila Anda mengizinkan Jimmy menjalani operasi," katanya, "Saya akan mengirimkan surat-suratnya untuk Anda tandatangani. Sekali lagi, kami yang akan menanggung seluruh biayanya."

Masih belum bebas dari rasa terkejut, orang tua Jimmy saling memandang di antara mereka. Tampaknya mereka masih belum yakin.

"Ini kartu nama saya. Saya akan menyertakan sebuah surat kalau nanti saya mengirimkan dokumen-dokumen perizinan. Semua yang telah kita bicarakan akan saya tuliskan dalam surat itu. Andai kata masih ada pertanyaan, telepon atau tulis surat ke alamat ini." Tampaknya sedikit banyak ini memberi mereka kepastian. Ayahku pergi. Tugasnya telah ia laksanakan.

Belakangan, majikan ayahku menghubungi walikota, meminta agar seseorang dikirim ke rumah Jimmy untuk meyakinkan keluarga itu bahwa tawaran tersebut tidak melanggar hukum. Tentu saja, nama sang dermawan tidak disebutkan.

Tidak lama kemudian, dengan surat-surat perizinan yang telah ditandatangani, ayahku membawa Jimmy ke sebuah rumah sakit mewah di negara bagian lain untuk yang pertama dari lima operasi pada kakinya.

Operasi-operasi itu sukses. Jimmy menjadi anak paling disukai oleh para perawat di bangsal ortopedi rumah sakit itu. Air mata dan peluk cium seperti tak ada habisnya ketika ia akhirnya harus meninggalkan rumah sakit itu. Mereka memberikannya sebuah kenang-kenangan, sebagai tanda syukur dan peduli mereka... sepasang sepatu baru, yang dibuat khusus untuk kaki "baru"nya.

Jimmy dan ayahku menjadi sangat akrab karena sekian kali mengantarnya pulang dan pergi ke rumah sakit. Pada kebersamaan mereka yang terakhir, mereka bernyanyi-nyanyi, dan berbincang tentang apa yang akan diperbuat oleh Jimmy dengan kaki yang sudah normal dan sama-sama terdiam ketika mereka sudah sampai ke rumah Jimmy.

Sebuah senyum membanjiri wajah Jimmy ketika mereka tiba di rumah dan ia melangkah turun dari mobil. Orangtua dan dua saudara laki-lakinya berdiri berjajar di beranda rumah yang sudah tua itu.
"Diam di sana, " seru Jimmy kepada mereka. Mereka memandang dengan takjub ketika Jimmy berjalan ke arah mereka. Kakinya sudah tidak pincang lagi.

Peluk, cium dan senyum seakan tak ada habisnya untuk menyambut anak yang kakinya telah "dibetulkan" itu. Orang tuanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum ketika memandangnya. Mereka masih tidak bisa percaya ada orang yang belum pernah mereka kenal mengeluarkan uang begitu banyak untuk membetulkan kaki seorang anak laki-laki yang juga tidak dikenalnya.

Dermawan yang kaya raya itu melepas kacamata dan mengusap air matanya ketika ia mendengar cerita tentang anak yang pulang ke rumah itu.
"Kerjakan satu hal lagi, " katanya, "Menjelang Natal, hubungi sebuah toko sepatu yang baik. Buat mereka mengirimkan undangan kepada setiap anggota keluarga Jimmy untuk datang ke toko mereka dan memilih sepatu yang mereka inginkan. Aku akan membayar semuanya. Dan beritahu mereka bahwa aku melakukan ini hanya sekali. Aku tidak ingin mereka menjadi tergantung kepadaku."

Jimmy menjadi seorang pengusaha sukses sampai ia meninggal beberapa tahun yang lalu.

Sepengetahuanku, Jimmy tidak pernah tahu siapa yang membiayai operasi kakinya.

Dermawannya, Mr, HENRY FORD, selalu mengatakan lebih menyenangkan berbuat sesuatu untuk orang yang tidak tahu siapa yang telah melakukannya.

"Ada kebahagiaan yang kita rasakan dari menolong orang lain"

(Paul Newman)

Dermawan Rahasia

Dermawan Rahasia
oleh: Woody McKay Jr,

Sebagai seorang supir selama beberapa tahun di sekitar awal tahun 1910-an, ayahku menyaksikan majikannya yang kaya raya secara diam-diam memberikan uang kepada banyak orang, dan sadar bahwa mereka tidak akan pernah mampu mengembalikan uang itu.

Ada satu cerita yang menonjol dalam kenanganku di antara banyak cerita yang disampaikan ayahku kepadaku. Pada suatu hari, ayahku mengantar majikannya ke sebuah kota lain untuk menghadiri sebuah pertemuan bisnis. Sebelum masuk ke kota itu, mereka berhenti untuk makan sandwich sebagai ganti santap siang.

Ketika mereka sedang makan, beberapa orang anak lewat, masing-masing menggelindingkan sebuah roda yang terbuat dari kaleng. Salah seorang di antara anak-anak itu pincang. Setelah memperhatikan lebih dekat, majikan ayahku tahu bahwa anak itu menderita club foot. Ia keluar dari mobil dan menghentikan anak itu.

"Apakah kakimu membuatmu susah?" tanya orang itu kepada si anak.

"Ya, lariku memang terhambat karenanya," sahut anak itu.

"Dan aku harus memotong sepatuku supaya agak enak dipakai. Tapi aku sudah ketinggalan. Buat apa tanya-tanya? "

"Mm, aku mungkin ingin membantu membetulkan kakimu. Apakah kamu mau?"

"Tentu saja," jawab anak itu. Anak itu senang tetapi agak bingung menjawab pertanyaan itu.

Pengusaha sukses itu mencatat nama si anak lalu kembali ke mobil. Sementara itu, anak itu kembali menggelindingkan rodanya menyusul teman-temannya.

Setelah majikan ayahku kembali ke mobil, ia berkata, "Woody, anak yang pincang itu... namanya Jimmy. Umurnya delapan tahun. Cari tahu di mana ia tinggal lalu catat nama dan alamat orang tuanya. " Ia menyerahkan kepada ayahku secarik kertas bertuliskan nama anak tadi.

"Datangi orang tua anak itu siang ini juga dan lakukan yang terbaik untuk mendapatkan izin dari orang tuanya agar aku dapat mengusahakan operasinya. Urusan administrasinya biar besok saja. Katakan, aku yang menanggung seluruh biayanya."

Mereka meneruskan makan sandwich, kemudian ayahku mengantar majikannya ke pertemuan bisnis.

Tidak sulit menemukan alamat rumah Jimmy dari sebuah toko obat di dekat situ. Kebanyakan orang kenal dengan anak pincang itu.

Rumah kecil tempat Jimmy dan keluarganya tinggal sudah harus di cat ulang dan diperbaiki di sana sini. Ketika memandang ke sekeliling, ayahku melihat baju compang-camping dan bertambal-tambal dijemur di seutas tali di samping rumah. Sebuah ban bekas digantungkan pada seutas tambang pula pada sebuah pohon oak, tampaknya untuk ayunan.

Seorang wanita usia tiga puluh limaan menjawab ketukan pintu dan membuka pintu yang engselnya sudah berkarat. Ia tampak kelelahan, dan tampangnya menunjukkan bahwa hidupnya terlalu keras.

"Selamat siang," ucap ayahku memberi salam. "Apakah Anda ibu Jimmy?"

Wanita itu agak mengerutkan dahinya sebelum menyahut.

"Ya. Apakah ia bermasalah?" Matanya menyapu ke arah seragam ayahku yang bagus dan disetrika rapi.

"Tidak, Bu. Saya mewakili seorang yang sangat kaya raya yang ingin mengusahakan kaki anak Anda dioperasi agar dapat bermain seperti teman-temannya. "
"Apa-apaan ini, Bung? Tak ada yang gratis dalam hidup ini."

"Ini bukan main-main. Apabila saya diperbolehkan menerangkannya kepada Anda dan suami Anda, jika ia ada saya kira semuanya akan jelas. Saya tahu ini mengejutkan. Saya tidak menyalahkan bila Anda merasa curiga."

Ia menatap ayahku sekali lagi, dan masih dengan ragu-ragu, ia mempersilahkannya masuk. "Henry," serunya ke arah dapur, "Ke mari dan bicaralah dengan orang ini. Katanya ia ingin menolong membetulkan kaki Jimmy."

Selama hampir satu jam, ayahku menguraikan rencananya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. "Apabila Anda mengizinkan Jimmy menjalani operasi," katanya, "Saya akan mengirimkan surat-suratnya untuk Anda tandatangani. Sekali lagi, kami yang akan menanggung seluruh biayanya."

Masih belum bebas dari rasa terkejut, orang tua Jimmy saling memandang di antara mereka. Tampaknya mereka masih belum yakin.

"Ini kartu nama saya. Saya akan menyertakan sebuah surat kalau nanti saya mengirimkan dokumen-dokumen perizinan. Semua yang telah kita bicarakan akan saya tuliskan dalam surat itu. Andai kata masih ada pertanyaan, telepon atau tulis surat ke alamat ini." Tampaknya sedikit banyak ini memberi mereka kepastian. Ayahku pergi. Tugasnya telah ia laksanakan.

Belakangan, majikan ayahku menghubungi walikota, meminta agar seseorang dikirim ke rumah Jimmy untuk meyakinkan keluarga itu bahwa tawaran tersebut tidak melanggar hukum. Tentu saja, nama sang dermawan tidak disebutkan.

Tidak lama kemudian, dengan surat-surat perizinan yang telah ditandatangani, ayahku membawa Jimmy ke sebuah rumah sakit mewah di negara bagian lain untuk yang pertama dari lima operasi pada kakinya.

Operasi-operasi itu sukses. Jimmy menjadi anak paling disukai oleh para perawat di bangsal ortopedi rumah sakit itu. Air mata dan peluk cium seperti tak ada habisnya ketika ia akhirnya harus meninggalkan rumah sakit itu. Mereka memberikannya sebuah kenang-kenangan, sebagai tanda syukur dan peduli mereka... sepasang sepatu baru, yang dibuat khusus untuk kaki "baru"nya.

Jimmy dan ayahku menjadi sangat akrab karena sekian kali mengantarnya pulang dan pergi ke rumah sakit. Pada kebersamaan mereka yang terakhir, mereka bernyanyi-nyanyi, dan berbincang tentang apa yang akan diperbuat oleh Jimmy dengan kaki yang sudah normal dan sama-sama terdiam ketika mereka sudah sampai ke rumah Jimmy.

Sebuah senyum membanjiri wajah Jimmy ketika mereka tiba di rumah dan ia melangkah turun dari mobil. Orangtua dan dua saudara laki-lakinya berdiri berjajar di beranda rumah yang sudah tua itu.
"Diam di sana, " seru Jimmy kepada mereka. Mereka memandang dengan takjub ketika Jimmy berjalan ke arah mereka. Kakinya sudah tidak pincang lagi.

Peluk, cium dan senyum seakan tak ada habisnya untuk menyambut anak yang kakinya telah "dibetulkan" itu. Orang tuanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum ketika memandangnya. Mereka masih tidak bisa percaya ada orang yang belum pernah mereka kenal mengeluarkan uang begitu banyak untuk membetulkan kaki seorang anak laki-laki yang juga tidak dikenalnya.

Dermawan yang kaya raya itu melepas kacamata dan mengusap air matanya ketika ia mendengar cerita tentang anak yang pulang ke rumah itu.
"Kerjakan satu hal lagi, " katanya, "Menjelang Natal, hubungi sebuah toko sepatu yang baik. Buat mereka mengirimkan undangan kepada setiap anggota keluarga Jimmy untuk datang ke toko mereka dan memilih sepatu yang mereka inginkan. Aku akan membayar semuanya. Dan beritahu mereka bahwa aku melakukan ini hanya sekali. Aku tidak ingin mereka menjadi tergantung kepadaku."

Jimmy menjadi seorang pengusaha sukses sampai ia meninggal beberapa tahun yang lalu.

Sepengetahuanku, Jimmy tidak pernah tahu siapa yang membiayai operasi kakinya.

Dermawannya, Mr, HENRY FORD, selalu mengatakan lebih menyenangkan berbuat sesuatu untuk orang yang tidak tahu siapa yang telah melakukannya.

"Ada kebahagiaan yang kita rasakan dari menolong orang lain"

(Paul Newman)

Minggu, 12 Juli 2009

POHON SINTETIS



POHON SINTETIS



IDE brilian bisa datang dari mana saja. Untuk tugas sekolah, sepuluh tahun lalu, Klaus Lackner menyarankan anak perempuannya membuat penyerap debu. Ternyata tugas sekolah sang anak memantik profesor geofisika di Universitas Columbia, Amerika Serikat, itu berpikir lebih jauh.



Dia lantas merancang alat penyerap karbon dioksida dari polusi kendaraan bermotor dan pabrik. Dinamai "pohon sintetis", alat itu bisa menyerap CO2 seribu kali lipat dari pohon alam.

Kini Laboratorium Global Research Technologies, Colorado, mengembangkan pohon sintetis berbahan aluminium. Dan Komisi Energi Amerika telah menyetujuinya. “Tujuan akhir proyek ini adalah menyingkat 100 ribu tahun penyerapan polusi oleh pohon menjadi 30 menit saja," kata Lackner kepada CNN pekan lalu.

Bentuk pohon sintetis mirip antena penyerap sinar ultraviolet--berukuran 30 x 5 meter. Dasar kerjanya sama, yakni menghadang karbon dioksida di udara. Seperti pohon asli, panel Lackner mampu mengembuskan oksigen. Sisa karbon bisa dipakai untuk mesin pengeboran minyak lepas pantai, hidrokarbon, atau avtur.

Satu pohon sintetis bisa menyerap karbon dioksida seluas satu hektare, atau setara dengan 90 ribu ton CO2 (emisi dari 15 ribu mobil) dalam setahun. Jika pohon sintetis bisa diproduksi massal dan efektif bekerja di negara-negara maju, emisi karbon di dunia bisa berkurang setidaknya seperlimanya.

Setiap tahun ada 29 miliar ton karbon dioksida terpompa ke atmosfer: 80 persen berasal dari kendaraan bermotor. Setiap 1 gram bensin menghasilkan 3,14 gram karbon dioksida. Di Indonesia, konsumsi bensin per tahun mencapai 584 juta barel per tahun. Artinya, ada 291,5 juta ton karbon dioksida yang kita hasilkan dalam satu tahun.

Kamis, 09 Juli 2009

Duit Baru Rp. 2000,-


Jakarta - Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan uang pecahan Rp 2.000
sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Uang kertas baru pecahan Rp
2.000 ini didominasi oleh warna abu-abu.

Peluncuran uang baru ini dilakukan oleh pejabat sementara (Pjs.) Gubernur
Bank Indonesia, Miranda S. Goeltom, didampingi Deputi Gubernur Bank
Indonesia bidang pengedaran uang, S. Budi Rochadi, Gubernur Kalimantan
Selatan, Rudy Ariffin, dan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang
di Banjarmasin, Kalimantan, Kamis (9/7/2009).

"Penerbitan uang kertas emisi baru tersebut merupakan implementasi kebijakan
Bank Indonesia di bidang pengedaran uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan uang
rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang
sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar," urai Miranda.

Uang pecahan baru tersebut bergambar Pangeran Antasari (Pahlawan Nasional
asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan) dengan gambar bagian belakang Tarian
Adat Dayak. Uang tersebut akan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah
mulai tanggal 10 Juli 2009.

BI dalam siaran persnya menjelaskan, pemilihan gambar pada uang tersebut
mengacu kepada desain uang kertas sebelumnya yang bertemakan Pahlawan
Nasional. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada para pahlawan dan untuk
turut serta melestarikan budaya bangsa.

Uang kertas baru pecahan Rp 2.000 berwarna dominan abu-abu dengan unsur
pengaman berupa tanda air bergambar Pangeran Antasari dengan benang pengaman
yang tertanam di kertas uang dan bertuliskan BI2000 berulang-ulang yang akan
memendar merah di bawah sinar ultraviolet.

Uang kertas pecahan baru ini juga mengakomodasi kebutuhan para tuna netra
dengan menyediakan kode tertentu (blind code) di samping kanan bagian muka
uang yaitu berupa kotak persegi panjang yang dicetak secara intaglio.

Selain itu, seperti pada saat mengeluarkan uang kertas baru pecahan
Rp100.000 dan Rp20.000 tahun emisi 2004, serta Rp50.000 dan Rp10.000 tahun
emisi 2005, BI juga mengeluarkan Uncut Banknotes Rp2.000 (uang khusus yang
belum dipotong/uang bersambung) sebanyak 4.700 lembaran dengan jenis uang
bersambung masing-masing berisi 2 bilyet, 4 bilyet dan 50 bilyet. Sebagai
benda koleksi, Uncut Banknotes ini lazim dikeluarkan di berbagai negara
sebagai penerbitan uang khusus.



Artikel Terkait:
• BI Tarik Uang Kertas Rp 1.000
• Khawatir Digugat, BI Sulit Desain Uang Baru
• Antisipasi Lebaran, BI Cetak Uang Baru
• BI Bakal Terbitkan Pecahan Rp 2.000
Kamis, 9 Juli 2009 | 13:36 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia, Kamis (9/7), secara resmi meluncurkan uang kertas baru pecahan Rp 2.000 tahun emisi 2009 sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia.
"Penerbitan uang kertas emisi baru tersebut merupakan implementasi kebijakan Bank Indonesia di bidang pengedaran uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar," sebut Pjs Gubernur Bank Indonesia, Miranda S Goeltom, dalam siaran pers BI.
Uang pecahan baru tersebut bergambar Pangeran Antasari (Pahlawan Nasional asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan) dengan gambar bagian belakang Tarian Adat Dayak. Uang tersebut akan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah mulai tanggal 10 Juli 2009. Peluncuran uang ini dilakukan di Banjarmasin hari ini.
"Pemilihan gambar pada uang tersebut mengacu kepada desain uang kertas sebelumnya yang bertemakan Pahlawan Nasional. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada para pahlawan dan untuk turut serta melestarikan budaya bangsa," sebutnya.
Uang kertas baru pecahan Rp 2.000 berwarna dominan abu-abu dengan unsur pengaman berupa tanda air bergambar Pangeran Antasari dengan benang pengaman yang tertanam di kertas uang dan bertuliskan BI2000 berulang-ulang yang akan memendar merah di bawah sinar ultraviolet.
Uang kertas pecahan baru ini juga mengakomodasi kebutuhan para tunanetra dengan menyediakan kode tertentu (blind code) di samping kanan bagian muka uang yaitu berupa kotak persegi panjang yang dicetak secara intaglio.
Selain itu, seperti pada saat mengeluarkan uang kertas baru pecahan Rp 100.000 dan Rp 20.000 tahun emisi 2004, serta Rp 50.000 dan Rp 10.000 tahun emisi 2005, Bank Indonesia juga mengeluarkan Uncut Banknotes Rp 2.000 (uang khusus yang belum dipotong/uang bersambung) sebanyak 4.700 lembaran dengan jenis uang bersambung masing-masing berisi 2 bilyet, 4 bilyet, dan 50 bilyet.
Sebagai benda koleksi, Uncut Banknotes ini lazim dikeluarkan di berbagai negara sebagai penerbitan uang khusus.

Duit à´¬ാà´°് à´°്à´ª്‌. ൨൦൦൦,-


Jakarta - Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan uang pecahan Rp 2.000
sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Uang kertas baru pecahan Rp
2.000 ini didominasi oleh warna abu-abu.

Peluncuran uang baru ini dilakukan oleh pejabat sementara (Pjs.) Gubernur
Bank Indonesia, Miranda S. Goeltom, didampingi Deputi Gubernur Bank
Indonesia bidang pengedaran uang, S. Budi Rochadi, Gubernur Kalimantan
Selatan, Rudy Ariffin, dan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang
di Banjarmasin, Kalimantan, Kamis (9/7/2009).

"Penerbitan uang kertas emisi baru tersebut merupakan implementasi kebijakan
Bank Indonesia di bidang pengedaran uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan uang
rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang
sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar," urai Miranda.

Uang pecahan baru tersebut bergambar Pangeran Antasari (Pahlawan Nasional
asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan) dengan gambar bagian belakang Tarian
Adat Dayak. Uang tersebut akan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah
mulai tanggal 10 Juli 2009.

BI dalam siaran persnya menjelaskan, pemilihan gambar pada uang tersebut
mengacu kepada desain uang kertas sebelumnya yang bertemakan Pahlawan
Nasional. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada para pahlawan dan untuk
turut serta melestarikan budaya bangsa.

Uang kertas baru pecahan Rp 2.000 berwarna dominan abu-abu dengan unsur
pengaman berupa tanda air bergambar Pangeran Antasari dengan benang pengaman
yang tertanam di kertas uang dan bertuliskan BI2000 berulang-ulang yang akan
memendar merah di bawah sinar ultraviolet.

Uang kertas pecahan baru ini juga mengakomodasi kebutuhan para tuna netra
dengan menyediakan kode tertentu (blind code) di samping kanan bagian muka
uang yaitu berupa kotak persegi panjang yang dicetak secara intaglio.

Selain itu, seperti pada saat mengeluarkan uang kertas baru pecahan
Rp100.000 dan Rp20.000 tahun emisi 2004, serta Rp50.000 dan Rp10.000 tahun
emisi 2005, BI juga mengeluarkan Uncut Banknotes Rp2.000 (uang khusus yang
belum dipotong/uang bersambung) sebanyak 4.700 lembaran dengan jenis uang
bersambung masing-masing berisi 2 bilyet, 4 bilyet dan 50 bilyet. Sebagai
benda koleksi, Uncut Banknotes ini lazim dikeluarkan di berbagai negara
sebagai penerbitan uang khusus.



Artikel Terkait:
• BI Tarik Uang Kertas Rp 1.000
• Khawatir Digugat, BI Sulit Desain Uang Baru
• Antisipasi Lebaran, BI Cetak Uang Baru
• BI Bakal Terbitkan Pecahan Rp 2.000
Kamis, 9 Juli 2009 | 13:36 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia, Kamis (9/7), secara resmi meluncurkan uang kertas baru pecahan Rp 2.000 tahun emisi 2009 sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia.
"Penerbitan uang kertas emisi baru tersebut merupakan implementasi kebijakan Bank Indonesia di bidang pengedaran uang yaitu untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu dan dalam kondisi yang layak edar," sebut Pjs Gubernur Bank Indonesia, Miranda S Goeltom, dalam siaran pers BI.
Uang pecahan baru tersebut bergambar Pangeran Antasari (Pahlawan Nasional asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan) dengan gambar bagian belakang Tarian Adat Dayak. Uang tersebut akan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah mulai tanggal 10 Juli 2009. Peluncuran uang ini dilakukan di Banjarmasin hari ini.
"Pemilihan gambar pada uang tersebut mengacu kepada desain uang kertas sebelumnya yang bertemakan Pahlawan Nasional. Hal ini sebagai bentuk apresiasi kepada para pahlawan dan untuk turut serta melestarikan budaya bangsa," sebutnya.
Uang kertas baru pecahan Rp 2.000 berwarna dominan abu-abu dengan unsur pengaman berupa tanda air bergambar Pangeran Antasari dengan benang pengaman yang tertanam di kertas uang dan bertuliskan BI2000 berulang-ulang yang akan memendar merah di bawah sinar ultraviolet.
Uang kertas pecahan baru ini juga mengakomodasi kebutuhan para tunanetra dengan menyediakan kode tertentu (blind code) di samping kanan bagian muka uang yaitu berupa kotak persegi panjang yang dicetak secara intaglio.
Selain itu, seperti pada saat mengeluarkan uang kertas baru pecahan Rp 100.000 dan Rp 20.000 tahun emisi 2004, serta Rp 50.000 dan Rp 10.000 tahun emisi 2005, Bank Indonesia juga mengeluarkan Uncut Banknotes Rp 2.000 (uang khusus yang belum dipotong/uang bersambung) sebanyak 4.700 lembaran dengan jenis uang bersambung masing-masing berisi 2 bilyet, 4 bilyet, dan 50 bilyet.
Sebagai benda koleksi, Uncut Banknotes ini lazim dikeluarkan di berbagai negara sebagai penerbitan uang khusus.

Jumat, 19 Juni 2009

MENJUAL SISIR PADA BIKSU


Pertanyaan :

Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di wihara (yang semua kepalanya gundul) -- Bisakah anda melakukannya? Apa jawaban anda ?




a) Tidak mungkin, itu mustahil
b) Gile
c) Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya
d) Baiklah, saya akan coba
e) Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya)

Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk meilhat apakah anda termasuk orang yang berjiwa sukses atau tidak.


Cerita : MENJUAL SISIR PADA BIKSU

Ada sebuah perusahaan "pembuat sisir" yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru.

Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan ... jika ditotal jumlahnya hampir seratus orang hanya dalam beberapa hari.

Kini, perusahaan itu menghadapi masalah untuk menemukan calon yang tepat di posisi tersebut. Sehingga si pewawancara membuat sebuah tugas yang sangat sulit untuk setiap orang yang akan mengikuti wawancara terakhir.

Tugasnya adalah : Menjual sisir pada para biksu di wihara.
Hanya ada 3 calon yang bertahan untuk mencoba tantangan di wawancara terakhir ini. (Mr. A, Mr. B, Mr. C)

Pimpinan pewawancara memberi tugas :
"Sekarang saya ingin anda bertiga menjual sisir dari kayu ini kepada para biksu di wihara. Anda semua hanya diberi waktu 10 hari dan harus kembali untuk memberikan laporan setelah itu."

Setelah 10 hari, mereka memberikan laporan.

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. A :
"Berapa banyak yang sudah anda jual?"
Mr. A menjawab: "Hanya SATU."
Si pewawancara bertanya lagi : "Bagaimana caranya anda menjual?"
Mr. A menjawab:
"Para biksu di wihara itu marah-marah saat saya menunjukkan sisir pada mereka. Tapi saat saya berjalan menuruni bukit, saya berjumpa dengan seorang biksu muda - dan dia membeli sisir itu untuk menggaruk kepalanya yang ketombean."

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. B :
"Berapa banyak yang sudah anda jual?"
Mr. B menjawab : "SEPULUH buah."
"Saya pergi ke sebuah wihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan karena angin kencang yang bertiup di luar wihara. Biksu di dalam wihara itu mendengar saran saya dan membeli 10 sisir untuk para peziarah agar mereka menunjukkan rasa hormat pada patung sang Buddha."

Kemudian, Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. C :
"Bagaimana dengan anda?"
Mr. B menjawab: "SERIBU buah!"
Si pewawancara dan dua orang pelamar yang lain terheran-heran.
Si pewawancara bertanya : "Bagaimana anda bisa melakukan hal itu?"
Mr. C menjawab:
"Saya pergi ke sebuah wihara terkenal. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana. Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan wihara, 'Sifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika sifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.' Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir dan memintanya untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di wihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir!"

MORAL DARI CERITA

Universitas Harvard telah melakukan riset, dengan hasil :

1) 85% kesuskesan itu adalah karena SIKAP dan 15% adalah karena kemampuan.
2) SIKAP itu lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus dan keberuntungan.

Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap kita menghadapi masalah.

Dalai Lama biasa berkata : "Jika anda hanya punya sebuah pelayaran yang lancar dalam hidup, maka anda akan lemah. Lingkungan yang keras membantu untuk membentuk pribadi anda, sehingga anda memiliki nyali untuk menyelesaikan semua masalah."

"Anda mungkin bertanya mengapa kita selalu berpegah teguh pada harapan. Ini karena harapan adalah : hal yang membuat kita bisa terus melangkah dengan mantap, berdiri teguh - dimana pengharapan hanyalah sebuah awal. Sedangkan segala sesuatu yang tidak diharapkan .... adalah hal yang akan mengubah hidup kita."
Meredith Grey, Grey's Anatomy - Season 3


Ingatlah, saat keadaan ekonomi baik, banyak orang jatuh bangkrut. Tapi saat keadaan ekonomi buruk, banyak jutawan baru baru yang bermunculan. Jadi, dengan sepenuh hati terapkanlah SIKAP kerja yang benar 85%. Semoga sukses !"

Gunung terbesar di tata surya





Olympus Mons, adalah gunung terbesar planet Mars yang juga merupakan gunung terbesar di tatasurya (Solar System) kita. Gunung ini menjulang dengan tinggi mencapai 27 km dan memiliki diameter 550 km. Pada bagian kakinya, Olympus Mons di kelilingi oleh tebing terjal dengan ketinggian minimum 6 km. Pada bagian puncaknya, gunung ini memiliki kawah berdiameter 85 km.



Anda bisa menumpukkan tiga buah Mount Everest, titik tertinggi di bumi, dan gunung ini masih lebih tinggi dari tumpukan itu.

Gunung berdiameter terbesar di bumi adalah pegunungan Mauna Loa (Hawai) yang memiliki diameter sepanjang 120 km. Bandingkan dengan diameter Olympus Mons (550 km).

Kamis, 18 Juni 2009

Mengapa Mendaki Gunung



Mendaki gunung adalah kombinasi olahraga dan kegiatan rekreasi untuk mengatasi tantangan dan bahaya pada lereng dan jurangr untuk mendapatkan pemandangan yang indah dari puncaknya walaupun harus melewati kesulitan ataupun memanjat tebing menjelang puncaknya. Ada beberapa alasan mengapa orang terlibat dalam kegiatan ini:


1. Mendaki gunung adalah menyelesaikan tantangan dan mengukur kemampuan individu dalam skala yang berbeda. Orang yang mencintai petualangan, olahraga ini akan memberikan rasa antusias dan pemenuhan rasa menaklukkan dunia pada saat tiba di puncaknya. Menyaksikan pemandangan yang indah biasanya adalah hasil dari semuanya.
2. Mendaki gunung adalah kegiatan fisik yang sangat baik untuk kesehatan. Ini merupakan bentuk latihan di mana ketika kita menikmati tantangan juga harus mengeluarkan energi yang besar pada saat yang sama. Efek dari olahraga juga akan meningkatkan kekuatan tubuh dan daya tahan.
3. Mendaki gunung menawarkan eksplorasi keindahan alam. Sebagian besar pecinta kegiatan ini menemukan rasa cinta kepada alam bebas melalui kegiatan ini, Kegiatan ini juga membawa mereka lebih dekat kepada kebebasa dan kehidupan liar. Selain itu, perjalanan ke puncak gunung akan menyajikan keindahan alam yang begitu sempurna
4. Mendaki gunung mengembangkan beberapa keterampilan dan melatih kita melakukan persiapan menghadapi masalah, memberikan kewaspadaan, kesabaran, kepercayaan diri, dan kerja kelompok. Dalam hal ini kegiatan mendaki gunung dapat dilihat sebagai refleksi dari kehidupan nyata di mana kita harus bekerja keras untuk mencapai tujuan kita. Menekankan disiplin begitu penting sebagai nilai tambah di setiap pendakian.
5. Mendaki gunung juga merupakan kegiatan untuk membangun persahabatan antara sesama pendaki dan petualang. Pendakian yang menyenangkan adalah sebuah petualangan yang menyenangkan dalam berbagi dan mengikat rasa persahabatan. Kepekaan kebutuhan dalam sebuah kelompok ada akhirnya membentuk sebuah ikatan yang kuat.
6. Mendaki gunung merupakan bentuk relaksasi. Meskipun kegiatan ini menuntut fisik yang kuat namun akan menjauhkan kita dari rasa bosan terhadap rutinitas kegiatan setiap hari. Lingkungan yang indah dapat menghilangkan stres dari besarnya tanggung jawab pekerjaan kantor dan rutinitas harian. Mendaki gunung biasanya dipakai sebagai alat keluar dari keramaian dan hiruk pikuk kehidupan kota.


sumber : http://pendaki.org/web/index.php/mendaki-gunung/pengertian-dasar/mengapa-mendaki-gunung

Rabu, 18 Maret 2009

Buddha Bar

Anak Sutiyoso Dirikan Buddha Bar ജക്à´•ാà´°്‍à´¤്à´¤

by nusantaraku

Halaman Depan Situs buddha-bar.co.id

Halaman Depan Situs buddha-bar.co.id

Saya cukup kaget ketika di salah satu forum (Kaskus) membahas restauran dunia malam yang menjual minuman alkohol dan memabukkan di Jakarta dengan nama Buddha Bar. Selain nama, bar tersebut juga menggunakan simbol-simbol agama Buddha, seperti patung Buddha. Buddha Bar Jakarta diluncurkan pada 28 November 2008 dan pemiliknya adalah anak Capres (mantan Gubernur Jakarta) Jend (Purn) Sutiyoso yakni Renny Sutiyoso. Buddha Bar ini merupakan perusahaan Franchising orang Barat (Prancis) yang mereka mengartikan “Buddha Bar” sebagai “Enlightenment Bar” atau Bar yang Mencerahkan.

Sejak awal pendirian Buddha Bar (bekas kantor imigrasi), para birokrat kita telah melanggar KUHP pasal 156 huruf A junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, yaitu secara bersama–sama melakukan penodaan terhadap agama; kemudian pasal 56 ayat ke-1 KUHP, yaitu secara bersama-sama membantu penodaan terhadap suatu agama; dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. Tentu pihak-pihak terkait adalah Pemda DKI Jakarta, Menkeu, Mendag, Menkumham, pemilik (Renny Sutiyoso) serta pihak terkait lainnya yang membiarkan nama dan simbol keagamaan umat Buddha di Indonesia digunakan dalam bar tersebut.

Meskipun para birokrat kita tahu ini merupakan penodaan agama di Indonesia, namun saya meyakini mereka lebih bergeming dengan dolar dan rupiah yang mereka terima ketimbang keberatan umat Buddha. Sangat mungkin sekali institusi ini melakukan tindak KKN terselubung. Hmm…sudah jadi rahasia umum. Untuk membuka hutan lindung, uang berbicara. Untuk pengadaan kapal, uang berbicara. Untuk izin majalah playboy, juga uang berbicara. Namun bisa juga karena faktor lain, yaitu apakah pemda Jakarta takut dengan Jend (Purn) Sutiyoso sang mantan Gubernur DKI Jakarta? Mendengar sekaligus melihat iklan yang disampaikan oleh Pak Sutiyoso sangatlah miris dengan kenyataan. Pak Sutiyoso sendiri tidak mampu mendidik anaknya untuk menjaga keharmonisan, sikap menghargai pemeluk agama lain dalam menjalankan bisnisnya. Dan parahnya, anak Capres memiliki bisnis bar. Apa kata dunia?? Bagaimana mampu memimpin Indonesia jika putra-putrinya dengan mudah mendapat izin usaha karena bapaknya adalah mantan jenderal, mantan gubernur atau capres???

Sangat ironis, walau perwakilan umat Buddha telah menyampaikan protes dengan damai (surat) kepada pemerintah sejak 22 Januari 2009 silam, ternyata sampai saat ini Bisnis Anak Sutiyoso masih ramai dikunjungi pencari kenikmatan dunia malam. Tentu, umat Buddha akan sangat merasa terhina, karena dalam ajaran Buddha secara jelas tidak memperbolehkan meminum minuman alkohol, apalagi ada patung Buddha di dalam bar tersebut. Hal ini sangat bertentangan, lihat saja halaman depan situs http://buddha-bar.co.id/ Jakarta. Sangat tidak etis menggunakan simbol keagamaan untuk melakukan bisnis alkohol dan sejenisnya. Apakah pemerintah saat ini lebih ekonomi kapitalis dengan menghilang nilai-nilai keagamaan dan budaya? Apakah pemerintah bertindak setelah ada demonstrasi? Tidakkah pemerintah lebih cerdas?

Saya cukup yakin, semua pemeluk agama akan merasa tersinggung jika nama Agama atau nabi (pembawa ajaran) serta simbol-simbol keagamaan dijadikan nama dan objek di tempat-tempat tidak etis (menjual minuman alkohol, disko dan sejenisnya). Terlebih tempat sejenis bar kerap kali menjadi ajang tindakan tidak senonoh, tindakan tidak suci bagi semua pemeluk agama di Indonesia. Umat Buddha akan tersinggung jika ada bar bernama Buddha Bar yang di dalamnya terdapat orang mabuk-mabukan. Begitu juga umat Islam akan tersinggung jika ada bar bernama Islam Bar atau Muhammad Bar. Hal sama umat Kristiani akan tersinggung jika ada bar bernama Kristen Bar atau Yesus Bar. Tidak terkecuali umat Hindu dan Kongfucu di Indonesia.

******

Fenomena bisnis yang melecehkan nama atau simbol keagamaan tidak boleh terjadi di Indonesia. Sumber filter pertama yakni pemerintah (pemda, menkeu, dephumkam, dan lain-lain) tidak boleh gagal menjalankan UU dan hukum pidana di Indonesia. Sudah banyak UU dibuat yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah, namun pemerintah lebih cenderung untuk mengoleksinya saja, tidak pernah diterapkan karena lebih mementingkan kepentingan pengusaha dan sekelompoke elit. Sebut saja UU Pornografi atau ITE untuk menfilter internet, majalah, program TV, toh sekarang masih berkeliaran konten yang tidak mendidik.

Selain isu pelecahan agama, budaya dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia sedang tergerus oleh para pengusaha demi mencari keuntungan. Nilai-nilai santun, menghargai, hormat, tata krama, toleransi antar sesama warga masyarakat menjadi semakin luntur dengan tayangan TV, isi majalah, konten internet, tempat-tempat hiburan malam, dan sejenisnya. Dan saya khawatir, jika hal ini tidak ditanggani secara cermat, maka keharmonisan masyarakat akan luntur. Sikap saling menghargai akan sirna. Dan secara bertahap pihak asing (maupun pengusaha) akan mulai melecehkan agama-agama di Indonesia secara halus dan sistematis.

Menanggapi fenomena ini, setiap pihak harus berpikir jernih, dengan tetap menjunjung nilai kesantunan, etika moral, sikap saling menghargai bukan melecehkan. Dan apakah upaya diplomasi umat Buddha dengan pemerintah (pemda dan terkait) berhasil tanpa aksi demonstrasi? Apa sikap orang tua Renny Sutiyoso, sang Capres RI 2009 kita ini? Saya harap pemerintah harus tegas, jangan lebih mementingkan rupiah, dollar, atau sang jenderal daripada etika moral! Dan saya yakin, masih banyak kasus yang serupa di negeri ini yang menyangkut pelecehan budaya, perusakan lingkungan, pengambil alih lahan warga dan sebagainya atas nama RUPIAH DAN KEKUASAAN.

Jelas sudah, seperti apa kondisi negara dan pemerintah saat ini. Sudah saatnya generasi muda bangkit dari keterburukan dan membangun bangsa dan negara ini maju dengan tetap menjunjung nilai-nilai etika, moral, kesantunan, dan saling bahu-membahu membangun negeri ini. Ciptakanlah bisnis yang meningkatkan kualitas SDM dan citra moral Indonesia, bukan judi, bar, diskotik, porno, dan sejenisnya (termasuk rokok).

Disusun dari berbagai sumber (echnusa)

Rupanya Anak Megawati Miliki Buddha Bar bersama Renny Sutiyoso

2009 Februari 28

tags: megawati, buddha bar jakarta, renny sutiyoso, puan maharani, budha bar, pemilik buddha bar

by nusantaraku

Bagian 2 [Tinjauan Etika Pemimpin]

Tadi pagi, saya baru cek komentar teman-teman di tulisan saya mengenai Anak Sutiyoso Dirikan Buddha Bar Jakarta. Dan ternyata ada tambahan link ke detiknews yang memberitakan bahwa Eko Nugroho (Ketua Umum PP Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia) akan melayangkan surat protes ke sejumlah instansi pemerintah yang telah melanggar UU No 1/1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama karena memberikan izin pendirian Buddha Bar Jakarta.

Surat itu akan dilayangkan ke Menteri Agama Maftuh Basyuni, Menteri Pariwisata Jero Wacik, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Dan tidak terkecuali pemilik franchise Buddha Bar Jakarta yakni Renny Sutiyoso dan Puan Maharani serta Iyan Farid.

Rupang Buddha di depan Meja Untuk Minuman Alkohol (sumber: buddha-bar.co.id)

Rupang Buddha di depan Meja Untuk Minuman Alkohol (sumber: buddha-bar.co.id)

Dua Putri Capres RI 2009 Miliki Buddha Bar

Sangat disayangkan sekali bahwa pemilik Buddha Bar bukanlah masyarakat biasa, tapi anak kesayangan dari “pemimpin” negeri ini, Puan Maharani, Renny Sutiyoso dan Iyan Farid (anak siapa yah?). Puan Maharani merupakan putri mahkota dari mantan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri (Ketua Umum PDIP) dan Renny Sutiyoso adalah putri makhota mantan Gubernur DKI Jakarta Jend (Purn) Sutiyoso.

Kedua-kedua orang tua mereka mencalonkan diri sebagai Presiden RI ke-7 pada pilpres 2009. Megawati membawa bendera PDIP, sedangkan Bang Yos membawa bendera Partai Indonesia Sejahtera. Sedangkan Puan Maharani menjadi caleg DPR RI dapil Jateng. Tidak bisa dipungkiri bahwa mereka merupakan publik figur di negeri ini. Sebagian besar rakyat Indonesia bahkan akan memilih Bu Mega dan Bang Yos serta partai pendukungnya.

Karena hampir semua pihak setuju bahwa bisnis Buddha Bar Jakarta merupakan pelecehan agama dan telah saya tulis di Anak Sutiyoso Dirikan Buddha Bar Jakarta, maka saya tidak akan membahas hal ini lagi. Saya akan fokus pada aspek bagaimana etika bisnis para pemimpin beserta keluarga dan kroni di negeri ini. Jika anak-anak dan kroni pemimpin ini (Presiden, Menteri, Gubernur, Dewan, Jaksa, Polisi, Bupati) memiliki trend membuka bisnis hiburan malam, bar, diskotik, prostisusi dan sebagainya dengan begitu mudahnya, bagaimana nasib moral bangsa ini ke depan?

Pemimpin yang harusnya memberikan secercah harapan kepada masyarakat Indonesia, sebagai agent of change dari permasalahan sosial, etika, moral, agama, ekonomi dan berbagai aspek, justru sedang meraup keuntungan dari bisnis-bisnis dunia hitam, bahkan bisnis yang melecehkan budaya dan agama di Indonesia. Konsep bar bukanlah budaya timur. Begitu juga bermabuk-mabukan, apalagi berjoget dalam keadaan mabuk. Berdirinya bisnis Buddha Bar Jakarta yang dimiliki putri mahkota Bu Megawati dan Bang Yos, merupakan bukti bahwa baik pemerintah maupun penguasa telah melecehkan konstitusi negeri ini, melecehkan kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada para calon pemimpin bangsa ini. Apakah ini menunjukkan bahwa anak-anak penguasa begitu mudah menghalalkan semua bisnis karena bapak atau ibunya memiliki kekuasaan??

Dan parahnya lagi, pemerintah saat ini tampaknya masih berkelut dan terbuai dalam skandal politik-ekonomi. Mengapa Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Jero Wajik yang merupakan kader Partai Demokrat juga tidak memiliki sense of morality dan sense of law dengan memberikan izin bisnis hitam dengan nama Buddha Bar Jakarta. Tampaknya, pemerintah daerah Jakarta dan pemerintah pusat senang dengan intrik uang dan politik dalam kasus-kasus ini. Bagaimana mungkin, para birokrat yang katanya cerdas dengan mudah melanggar UU dan KUHP atas penodaan agama secara bersamaan? Apakah pelanggaran UU secara berjama’ah menjadi tabiat yang tidak dapat diubah sejak orba? Dimanakah reformasi itu?

********

Makanya, teman-teman tidak usah heran melihat fenomena banyaknya produk hukum (Undang-Undang, Perpu, KUHP dan sebagainya) yang dibuat dengan dana miliaran rupiah hanya untuk menjerat si miskin bertambah miskin dan tidak berdaya. Sedangkan penguasa beserta kroninya dengan mudahnya memiliki akses seluas-luasnya berbagai fasilitas negara dan berbagai izin yang melanggar hukum. Dalam kasus ini, coba jika yang meminta izin usaha Buddha Bar Jakarta bukan anak Sutiyoso dan Megawati, tapi anak seorang rakyat biasa. Saya jamin, anak tersebut tidak dapat membuka bisnisnya.

Dari sini jelas sudah, bahwa pola pemerintah saat ini masih merupakan kontinuitas dari kebiasaan pemerintah orde baru yang sarat skandal bisnis keluarga dan kroninya. Jika Si A adalaah anggota keluarga Presiden, Menteri, Gubernur, Jaksa, Kalolda, Bupati, maka mereka mendapat akses kemudahan dalam berbagai bidang. Dari jabatan, bisnis, hingga kekuasaan. Maka, sistematika pemerintah ini hanya akan “membesarkan” mereka yang telah “besar”. Membuat si kaya akan semakin kaya, dan membuat si miskin semakin miskin.

Dan bagaimana fakta di lapangan? Meskipun pertumbuhan ekonomi kita mendekati 6% selama 4 tahun ini, meski anggaran APBN telah dinaikkan hingga 2.5 kali dalam 4 tahun ini, apakah jumlah rakyat miskin berkurang?? Jawabannya TIDAK. Rakyat miskin semakin bertambah, dari 36.1 juta rakyat miskin (tahun 2004) kini meningkat menjadi 41,7 juta jiwa (Desember 2008 ). Bagaimana jumlah si kaya? Orang kaya di negeri ini semakin bertambah. Baik pengusaha maupun menteri masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia dalam majalah Forbes Asia. Pemimpin negeri ini bangga bahwa Bang Ical, Pak JK, turut masuk dalam jajaran 40 orang terkaya di negeri ini, sementara 40 juta orang hanya mampu makan, minum, tinggal dengan uang Rp 6000 per hari. Jumlah kekayaan para konglomerat semakin meningkat drastis sejak 2004. Mengapa ini terjadi?? Inikah kinerja pemerintah yang berhasil mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia? Siapakah rakyat Indonesia??

Dari sini jelas bahwa pemerintah hanya menganggap rakyat Indonesia adalah golongan si kaya dan si penguasa. Rakyat miskin kurang dianggap sebagai warga negara. Ini dikarenakan hanya mereka yang kaya dan penguasa yang mendapat akses lebih dibanding rakyat kecil dan miskin. Rakyat miskin dan kurang berpendidikan menjadi objek eksploitasi politik dan ekonomi. Rakyat ditipu dengan sejumlah iklan politik dan janji-janji palsu. Toh, puluhan ribu pasien miskin ditelantarkan, tidak dianggap sebagai manusia Indonesia. Rakyat miskin mencuri ayam diintegorasi secara keras di penjara dan dihukum tahunan penjara. Lalu, para koruptor, para pengusaha yang merugikan negara dan rakyat tidak sedikit mendapat kehormatan di Istana dan sebagian mereka dapat terbang bebas. Para tersangka koruptor menginap penjara VIP bak hotel bintag 4, sedangkan rakyat miskin yang menjadi tersangka pencuri ayam menginap bersama tikus dan bangkai di penjara. Inikah Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia? Apakah karena Agama Buddha merupakan minoritas juga tidak dianggap sebagai warga negara Indonesia, sehingga dengan mudah pemerintah dan penguasa melecehkan penganut minoritas ini?

Beginikah nasib negeri yang kita cintai ini dibawah pemimpin yang haus kekuasaan dan kekayaan? Inikah buah dari idaman para pejuang dan pahlawan kita yang telah gugur untuk merebut kemerdekaan dari penindasan dan diskriminasi penjajah?
Wahai pahlawanku yang telah tiada, apa yang harus kami perbuat untuk negeri ini? Kondisi cucu-cucu-mu hidup di era reformasi ini tidak jauh berbeda dari masa penjajahan kolonial. Kami warga miskin hanya menjadi warga negara kelas dua. Ketika kami sakit, kami dilemparkan dari rumah sakit satu ke rumah sakit lain. Ketika kami tidak memiliki rumah tetap, rumah kami dipinggir kali dibumihanguskan oleh petugas berseragam. Ketika cucumu menjual makanan di kaki lima untuk menghidupi sesuap nasi, gerobak mereka dibawa dan digusur, tanpa memberikan solusi mengentas kemiskinan. Ketika “sang penguasa” mendirikan Buddha Bar Jakarta, majikan cucumu (pemerintah) menyambut dengan senyum seraya berkata “Ini bukti bahwa pertumbuhan ekonomi semakin membaik, wahai orang miskin lihatlah statistik perkembangan bisnis yang terus meningkat

Apa mau dikata Bujang, Lukman (pemerintah) itu anak “ABS” (gelar DR, kaya, dan berpendidikan), sedangkan awak tidak bisa membaca dan menulis. Bagaimana aku (rakyat miskin) bisa menang berdebat dengan si Lukman? Semua fakta dapat dibalikkan atas nama harta dan kekuasaan

*********

Untuk Puan Maharani

Anda menjadi caleg DPR RI 2009 Dapil Jawa Tengah, apakah bisnis Buddha Bar pantas bagi seorang caleg DPR? Saya sendiri tidak sudi memiliki anggota dewan terhormat 2009-2014 yang memiliki bisnis menjual barang haram dan melecehkan agama lain. Saya tidak rela Senayan yang menjadi tempat penampung aspirasi aspirasi rakyat Indonesia diisi oleh orang-orang yang tidak memiliki hati nurani. Dan sebaiknya Puan Maharani mengundurkan diri dari pencalegan DPR RI? Dan untuk PDIP, inikah namanya reformasi partai Anda yang sesungguhnya?

Untuk Bu Mega dan Pak Taufik dan Bang Yos

Putra-putri terbaik Anda telah membuka bisnis Buddha Bar yang menjual minuman memabukkan sejak 3 bulan silam. Apakah ini contoh pemimpin baik dalam mengurus keluarganya? Jika belum jadi Presiden saja, anak-anak Anda dengan mudah mendapat izin bisnis dunia hitam dengan melecehkan suatu agama, APAKAH INI PANTAS DISEBUT PEMIMPIN DI INDONESIA? Jika pernah menjadi Gubernur Jakarta, lalu anak Anda mendirikan Buddha Bar di Jakarta, lalu jika Anda memimpin Indonesia, apakah anak dan kroni Anda tidak tergiur mendirikan “Buddha Bar”- “Buddha Bar” di setiap daerah Indonesia?
Dan apakah rakyat Indonesia pantas memiliki Presiden dengan sembako murah, namun disisi lain anak-anaknya berbisnis bar? Apakah rakyat Indonesia yang miskin pantas dipimpin oleh pemimpin yang memiliki keluarga bermasalah? Dan akhir kata, wahai pemerintahku dan partai-partai politik, tobatlah…….jangan kau selalu bersembunyi dibawah selimut ketika ada masalah dan baru tampil dalam iklan-iklan besar untuk saling mengklaim keberhasilan!!

echnusa - 28 Oktober Februari 2009
Terima kasih:
Kawan baru yang memberi informasi kepada saya lewat komentar:
Anak Sutiyoso Dirikan Buddha Bar Jakarta

from → Artikel Nusantaraku

115 Responses leave one →

  1. http://0.gravatar.com/avatar/1d4e4f5a91129a07edd8d51e4ed9e4f6?s=80&d=http%3A%2F%2Fa.wordpress.com%2Fi%2Fmu.gif

2009 Maret 13

Mitha permalink

Saya adalah umat buddha perumahtangga, bukan mahsiswa. Saya mendkung mahasiswa buddhis melakukan penolakan, karna gak mungkin saya ikut brgabung.
Untuk Bruno, komentar anda menyinggung umat Buddha. Apa yg saya tau adalah buddha bar menjual alkohol yg dalam ajaran Buddhis mlarag praktik penjualan makanan/minuman memabukan.
Dalam ajaran Buddha, ada 5 usaha yang dihindari lima macam perdagangan (Anguttara Nikaya, III, 153) , yaitu berdagang :
a. alat senjata (perang)
b. makhluk hidup (psk, perbudakan)
c. daging (atau segala sesuatu yang berasal dari penganiayaan mahluk-mahluk hidup)
d. minum-minuman yang memabukkan atau yang dapat menimbulkan ketagihan
e. Berdagang racun.

Karena ajaran Buddha toleran, maka umat Buddha tidak mempermasalhkn pengunnaan nama Buddha dalm bisnisny slama bisnisny bkn 5 kriteria itu.
Contoh-contoh seprti Buddha Haha Restaurant dan saya prnah makan disana adalah rumah makan Vegetarian. Ini tidak melanggar ajaran Buddha. Begitu juga Bali Buddha restaurant, Maitreya Restaurat, Buddha Artshop dan sejenisnya.
Kami menolak Buddha Bar di Jakarta karena bar disana menjual alkohol atas nama Buddha.
Jika Buddha Bar tidak menjual alkohol dan tidak terjadi maksiat, kami tidak mempermasalknny.
Jadi, Bruno saya rasa blum mengerti ajaran Buddha, dan jangan melecehkan kami. Dan jangan samakan restaurant Vegetarian dengan bar alkohol.
Terima kasih.
Metta citena

Web Information

http://images.websnapr.com/?size=S&key=quDx4L60RlWR&url=http://nusantaranews.wordpress.com/2009/02/26/anak-capres-sutiyoso-melecehkan-agama-buddha/

Visit Berita Buddha Bar Bikin Heboh

Submitted on: 27 Feb 09 by admin

Category: News

Photo Rating:

0 rating, 0 votes0 rating, 0 votes(0 rating, 0 votes, rated)

Loading ... Loading ...

Ads

Web Description:

Akhir2 Ini masalah Buddha Bar menjadi berita dan perbincangan dimana-mana, dan kali ini, berita Buddha Bar ini turut menyeret capres yang mantan Sutiyoso, ini adalah hasil kutipan dari sebuah blog.

Nusantara News - Informasi, Fakta & Opini

* Home
* Indonesia
* Info Blogku
* Buku Tamu
* Link List
* Terpopuler

Anak Sutiyoso Dirikan Buddha Bar Jakarta
2009 Februari 26
tags: buddha bar jakarta
by nusantaraku

Halaman Depan Situs buddha-bar.co.id

Halaman Depan Situs buddha-bar.co.id

Saya cukup kaget ketika di salah satu forum (Kaskus) membahas restauran dunia malam yang menjual minuman alkohol dan memabukkan di Jakarta dengan nama Buddha Bar. Selain nama, bar tersebut juga menggunakan simbol-simbol agama Buddha, seperti patung Buddha. Buddha Bar Jakarta diluncurkan pada 28 November 2008 dan pemiliknya adalah anak Capres (mantan Gubernur Jakarta) Jend (Purn) Sutiyoso yakni Renny Sutiyoso. Buddha Bar ini merupakan perusahaan Franchising orang Barat (Prancis) yang mereka mengartikan “Buddha Bar” sebagai “Enlightenment Bar” atau Bar yang Mencerahkan.

Sejak awal pendirian Buddha Bar (bekas kantor imigrasi), para birokrat kita telah melanggar KUHP pasal 156 huruf A junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, yaitu secara bersama–sama melakukan penodaan terhadap agama; kemudian pasal 56 ayat ke-1 KUHP, yaitu secara bersama-sama membantu penodaan terhadap suatu agama; dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara. Tentu pihak-pihak terkait adalah Pemda DKI Jakarta, Menkeu, Mendag, Menkumham, pemilik (Renny Sutiyoso) serta pihak terkait lainnya yang membiarkan nama dan simbol keagamaan umat Buddha di Indonesia digunakan dalam bar tersebut.

Meskipun para birokrat kita tahu ini merupakan penodaan agama di Indonesia, namun saya meyakini mereka lebih bergeming dengan dolar dan rupiah yang mereka terima ketimbang keberatan umat Buddha. Sangat mungkin sekali institusi ini melakukan tindak KKN terselubung. Hmm…sudah jadi rahasia umum. Untuk membuka hutan lindung, uang berbicara. Untuk pengadaan kapal, uang berbicara. Untuk izin majalah playboy, juga uang berbicara. Namun bisa juga karena faktor lain, yaitu apakah pemda Jakarta takut dengan Jend (Purn) Sutiyoso sang mantan Gubernur DKI Jakarta? Mendengar sekaligus melihat iklan yang disampaikan oleh Pak Sutiyoso sangatlah miris dengan kenyataan. Pak Sutiyoso sendiri tidak mampu mendidik anaknya untuk menjaga keharmonisan, sikap menghargai pemeluk agama lain dalam menjalankan bisnisnya. Dan parahnya, anak Capres memiliki bisnis bar. Apa kata dunia?? Bagaimana mampu memimpin Indonesia jika putra-putrinya dengan mudah mendapat izin usaha karena bapaknya adalah mantan jenderal, mantan gubernur atau capres???

URL: http://nusantaranews.wordpress.com/2009/02/26/anak-capres-sutiyoso-melecehkan-agama-buddha/